Breaking News:

Kosasih Bapak Komik Indonesia Pencipta Sri Asih, Bumilangit Akan Meluncurkan Filmnya

Sri Asih adalah ungkapan hati dan pikiran Kosasih mengenai kesetaraan wanita Indonesia pada masa itu.

istimewa
Raden Ahmad Kosasih, Bapak Komik Indonesia 

BERKEMBANGNYA  dunia digital membuat perubahan gaya membaca komik bagi generasi milenial atau gen Z. Kini membaca komik melalui aplikasi di ponsel atau komputer menjadi pilihan karena sudah menggunakan grafis yang bagus dan tentunya lebih berwarna.

Sudah sejak era kolonial Belanda, warga Indonesia mengenal komik. Saat itu di era 1930-an komik di Indonesia masih berupa cerita bergambar hitam putih yang ada di surat kabar. Barulah pada 1950-an muncuk komik dalam bentuk buku di Indonesia

Adalah Raden Ahmad (RA) Kosasih yang merupakan sosok penting dalam perkembangan komik di Indonesia. Pria kelahiran Bogor, 4 April 1919 ini memperkenalkan sejumlah karakter komik asli Indonesia dalam bentuk buku yang digemari semua usia pada 1950-an.

Sri Asih, karakter komik jagoan perempuan Indonesia
Sri Asih, karakter komik jagoan perempuan Indonesia (istimewa)

Para penggemar komik Indonesia pun memperingati tanggal 4 April sebagai Hari Kosasih, bahkan ia dijuluki sebagai Bapak Komik Indonesia.

Hal ini karena RA Kosasih sepanjang hidupnya menghasilkan banyak karya dan berbagai genre baik superhero, wayang, cerita rakyat, silat, roman, komedi, bahkan cerita Legenda. Kosasih produktif menghasilkan karya-karyanya pada periode 1954 hingga 1980-an.

Baca juga: Jagoan Sri Asih Tayang di Komik LINE Webtoon, Filmnya Masih Tahap Pra Produksi

Tahun 1980-an beliau berhenti berkarya, karena tangannya mulai gemetar saat menggambar.  RA Kosasih wafat di Tangerang, 24 Juli 2012 dalam usia 93  tahun. Ia mewariskan karya-karya komik bermutu tinggi untuk Indonesia.

Karya perdana Kosasih adalah karakter  Sri Asih. Sosok perempuan pembela keadilan ini dikisahkan melalui kiprahnya bersama Nani Gadis Rimba, karya Johnlo, pada 1 Januari 1954 dalam buku komik bernama Madjalah Komik itu.

Tampilan perdana komik Sri Asih pada 1 Januari 1954
Tampilan perdana komik Sri Asih pada 1 Januari 1954 (istimewa)

Madjalah Komik tersebut diterbitkan oleh Penerbit UP Melodie di Bandung, Jawa Barat. Sejak saat itu setiap tanggal 1 dan 15 di setiap bulannya, UP Melodie Bandung selalu menerbitkan komik-komik baru dengan wilayah edarannya ke seluruh Nusantara.

Tak lama muncullah penerbit Cosmos dan penerbit di Medan yang memproduksi komik-komik wayang mengekor kesuksesan Melodie.

Madjalah Komik terbitan Bandung yang hanya berisi dua judul komik jagoan wanita itu  suskes mencuri hati pembacanya. Cetakan pertama yang hanya diterbitkan 2.000 eksemplar ludes terjual dalam beberapa hari dan kemudian dicetak ulang dengan oplah naik tajam.

Baca juga: Belajar Membuat Komik Strip Bersama Komunitas Bandung Strip Art

Halaman
12
Penulis: Adityas Annas Azhari
Editor: Adityas Annas Azhari
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved