Breaking News:

Kenali Nyeri Kepala dan Gejalanya yang Berpotensi Mengganggu Kesehatan

Wajib diketahui bahwa sakit kepala berpotensi mengganggu kesehatan bahkan bisa saja terjadi akibat gejala penyakit ganas di tubuh kita

Istimewa

SAKIT kepala atau nyeri kepala terkadang dianggap hal yang biasa. Padahal kondisi ini bisa saja disebabkan oleh hal-hal yang tidak biasa bahkan bisa mengancam kesehatan seseorang. Untuk itu wajib diketahui bahwa sakit kepala berpotensi mengganggu kesehatan bahkan bisa saja terjadi akibat gejala penyakit ganas di tubuh kita.

Sakit kepala atau nyeri kepala adalah sebuah kondisi rasa nyeri/rasa tidak nyaman pada daerah atas kepala, kulit kepala yang memanjang dari mata sampai ke daerah belakang kepala (sebagian daerah tengkuk). Nyeri kepala bisa muncul secara bertahap atau mendadak, bisa di salah satu sisi kepala atau seluruh bagian kepala.

dr. Rina Kesuma Anggraeni Sp.N   
Dokter Spesialis Saraf di Santosa Hospital Bandung Kopo
dr. Rina Kesuma Anggraeni Sp.N Dokter Spesialis Saraf di Santosa Hospital Bandung Kopo (Istimewa)

Sensasi yang dirasaka akibat dari sakit kepala bisa bermacam-macam seperti berdenyut, terlilit, tajam dan terasa kencang seperti terikat. Nyeri kepala bisa terasa ringan sampai berat, bisa berlangsung hanya beberapa jam sampai hari.

Nyeri kepala dapat dipicu karena berbagai hal mulai dari gaya hidup sehari-hari yang mengakibatkan telat makan, makan yang mengunakan penyedap berlebihan, kurang tidur, bergadang, hingga memakai aksesoris kepala terlalu ketat. Sakit kepala juga dapat disebabkan karena penyakit sebelumnya seperti sakit gigi, infeksi telinga, sinusitis atau gangguan mata seperti minus bertambah

Nyeri kepala dapat dikelompokan menjadi 2 jenis :
1. Sakit kepala yang tidak terkait dengan penyakit lain atau disebut juga Nyeri kepala Primer
Nyeri kepala primer : nyeri kepala yang disebabkan murni berhubungan dengan struktur kepala yang peka atau sensitif terhadap rangsang nyeri ( pembuluh darah, otot, saraf kepala dan leher), contohnya :

a. Migren dengan/ tanpa aura ( gejala)
Migren menimbulkan gejala sakit di satu sisi kepala, nyeri yang dirasakan berdenyut, pasien juga merasakan sensitif terhadap cahaya, suara dan terkandang bau dan sentuhan. Gejala juga bisa disertai mual dan muntah. Migrain biasanya berlangsung selama 4 hingga 72 jam jika tidak diobati. Seberapa sering migrain terjadi bervariasi dari orang ke orang.

Migrain bisa jarang terjadi namun bisa juga sering terjadi misal beberapa kali dalam sebulan. Pada migren dapat diawali dengan gejala prodromal (gejala awal-awal). Beberapa gejala prodromal yang mengawali terjadinya migren adalah fatigue (rasa lelah), rasa haus, anoreksia (tidak nafsu makan), retensi cairan, food craving, gejala gastrointestinal, gangguan mood dan emosi seperti iritabilitas, depresi, dll.

Selain gejala prodromal, migren juga dapat didahului dengan munculnya aura berupa gangguan penglihatan. Aura yang mendahului migren juga dapat melibatkan sensorik, motoric, atau bahkan jaras korteks yang lebih tinggi seperti bicara dan berbahasa. Aura tersebut biasanya akan muncul perlahan hingga 20 menit dan akan menghilang dalam 1 jam, serta aura dapat menyebar ke area daerah tubuh yang berbeda.

b. Nyeri kepala tipe tegang (TTH : Tension-type Headache)
Tension type headache (TTH) sering disebut dengan sindrom nyeri kepala kronik, psychogenic headache, atau stress headache. TTH merupakan kasus nyeri kepala yang umum ditemui di pelayanan kesehatan primer, dengan prevalensi di populasi umum berkisar 30-70 persen.

TTH dicirikan dengan rasa tidak nyaman, seperti diikat pita/tali erat di kedua sisi kepala, bersifat menyebar dengan nyeri yang bertambah perlahan keparahannya. TTH dapat bertahan selama 30 menit hingga beberapa hari (1 minggu), dan dapat episodik atau kronik (>15 hari per bulan). Lokasi nyeri awalnya dirasakan di leher bagian belakang yang kemudian menjalar ke kepala bagian belakang dan ke depan. TTH biasanya tidak disertai gejala seperti mual, muntah, fotofobia, fonofobia, osmofobia, berdebar-debar, atau gejala yang bertambah dengan aktivitas.

Halaman
12
Penulis: Kemal Setia Permana
Editor: bisnistribunjabar
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved