Breaking News:

Kabar Baik, 48 Napi dan Petugas Lapas Kota Sukabumi yang Positif Covid-19 Kini Sudah Sembuh

Setelah menjalani masa isolasi mandiri dan perawatan, sebanyak 48 napi tersebut dinyatakan sembuh dan negatif

Tribun Jabar/ Fauzi Noviandi
Kalapas Kota Sukabumi, Christo Toar 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kota Sukabumi, Fauzi Noviandi.

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Lapas Kota Sukabumi mengungkapkan sebanyak 48 narapidana yang terkonfirmasi positif Covid-19 sudah dinyatakan sembuh setelah menjalani masa isolasi dan perawatan selama 14 hari.

Kepala Lapas Kota Sukabumi, Christo Thoar, mengatakan, setelah menjalani masa isolasi mandiri dan perawatan sebanyak 48 napi tersebut dinyatakan sembuh dan negatif oleh Satgas penanganan Covid-19 Pemkot Sukabumi.

"Adanya napi yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu, kami akan terus melakukan koordinasi dengan Satgas Kota Sukabumi untuk mengantisipasi kasus serupa," kata dia pada wartawan di ruangan kerjanya, Selasa (6/4/2021).

Selain itu, kata dia, lima napi yang menjalani isolasi dan perawatan di RSUD R. Syamsudin juga sudah dinyatakan sembuh. Kini kelima napi tersebut sudah kembali ke Lapas.

"Iya ada lima yang dirawat, dan kini sudah kembali ke Lapas beberapa hari lalu, setelah mereka dipastikan sembuh dan tidak memiliki gejala Covid-19 setelah menjalani isolasi dan perawatan sebelumnya," katanya.

Selain itu, ia mengatakan, sejumlah petugas Lapas, yang sebelumnya terpapar Covid-19, kini sudah dinyatakan sembuh. Dan petugas tersebut kini sudah mulai bekerja seperti bisanya.

Baca juga: Persib Masih Tunggu Hasil Pertandingan Grup C, Tak Pilih-pilih Lawan di Babak 8 Besar Piala Menpora

"Kemarin yang terkonfirmasi positif Covid-19 bukan hanya napi saja, namun ada petugas lapas juga, namun sekarang mereka sudah sembuh dan negatif, setelah menjalani isolasi mandiri selama 14 hari," ucapnya.

Di sisi lain, dia menambahkan, terdapat empat napi lainnya yang mengeluhkan demam dan anosmia atau kehilangan indra penciuman. Dan kempatnya dinyatakan rekatif setelah dilakukan rapid antigen,

"Kini mereka sudah kita tangani, dengan obat - obatan, untuk mencegah terjadi gejala yang berat, dan tinggal menunggu dilakukan Swab pcr. Sedangkan napi yang lainnya masih dalam keadaan sehat," ucapnya.

Baca juga: Pelemparan Mobil hingga Pengendara Meninggal Dunia di Arcamanik, Polisi Sudah Curigai Pelaku

Penulis: Fauzi Noviandi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved