Breaking News:

Kabar Duka

INNALILLAHI, Umbu Landu Paranggi Penyair yang Dijuluki Presiden Malioboro Meninggal Dunia

Umbu Landu Paranggi meninggal dunia di Rumah Sakit Bali Mandara, Denpasar, Selasa (6/4/2021) sekitar pukul 03.55 Wita.

Tribunnews.com
Umbu Landu Paranggi 

Sajak-sajaknya pun dimuat dalam majalah Mimbar Indonesia, Gajah Mada, Basis, Gema Mahasiswa, Mahasiswa Indonesia, Gelanggang, dan Pelopor Yogya.

Tahun 1965, sekeluarnya dari UGM, Umbu sempat menganggur hingga akhirnya menjadi redaktur mingguan Pelopor Yogya.

Peolopor Yogya mulai naik daun, sebab karya puisi dari kepawaian Umbu dalam satu halaman setiap kali terbit.

Umbu juga terkenal dengan julukannya sebagai Presiden Malioboro.

Julukannya itu lahir dari aktivitasnya dengan penyair dan penulis Yogyakarta di Malioboro, Yogyakarta.

Ia sering bertemu, berkumpul, dan berbincang-bincang tentang masalah-masalah kebudayaan.

Umbu Landu Paranggi meninggal dunia.
Umbu Landu Paranggi. (net/google)

Julukan ini juga tak lepas dari peran Umbu sebagai pengasuh Persada Studi Klub (PSK) yang didirikan tanggal 5 Maret 1969.

Studi klub itu bertujuan menyalurkan bakat dan minat kalangan muda yang tertarik pada kesenian, khususnya kesastraan.

Umbu merupakan penyair sekaligus guru bagi para penyair muda pada zamannya, antara lain Emha Ainun Nadjib, Eko Tunas, Linus Suryadi AG, dan lain-lain.

Tahun 1975, ia meninggalkan Yogyakarta dan pindah ke Pulau Dewata.

Di Bali, Umbu melanjutkan dedikasinya dalam berpuisi dan mengajar calon-calon penyair.

Adapun beberapa murid dari Umbu yang sempat mencut dalam dunia sastra, seperti Nyoman Tusthi Eddy dan Raka Kusuma.

Pada tahun 2020, ia mendapatkan penghargaan dari Festival Bali Jani di bidang sastra.

(Tribunnews.com)

Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved