Breaking News:

Ramadan 1442 H

Ini Tiga Kategori Jemaah yang Diizinkan Umrah Selama Ramadan, Menurut Aturan Baru Pemerintah Arab

Pemerintah Arab Saudi merilis aturan baru mengenai ibadah umrah selama bulan Ramadan 2021, Senin (5/4/2021).

AFP
Umat Islam beribadah di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, Jumat (13/3/2020). Pemerintah Arab Saudi merilis aturan baru mengenai ibadah umrah selama bulan Ramadan 2021, Senin (5/4/2021). 

TRIBUNJABAR.ID - Pemerintah Arab Saudi merilis aturan baru mengenai ibadah umrah selama bulan Ramadan 2021, Senin (5/4/2021).

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengatakan, ada tiga kategori jemaah yang boleh menjalankan ibadah di Mekah.

Seperti dikutip dari Channel News Asia, tiga kategori tersebut adalah mereka yang telah menerima dua dosis vaksin, orang-orang yang telah sembuh dari infeksi virus corona (Covid-19), dan mereka yang telah disuntik vaksin dosis pertama setidaknya 14 hari sebelumnya.

Baca juga: 14 ABK Korban Tabrakan Kapal di Perairan Indramayu Kemungkinan Masih Hidup

Baca juga: Pemprov Setuju Labkesda Jabar Berubah Status Jadi BLUD, Selama Ini Tak Bisa Pungut Tarif

Hanya orang-orang itu yang berhak mendapat izin umrah serta menghadiri salat di Masjidil Haram di Kota Suci Mekah.

Demikian pula untuk orang-orang yang ingin masuk ke Masjid Nabawi di Kota Suci Madinah.

Aturan tersebut akan dimulai pada akhir bulan April 2021.

Pemerintah Arab Saudi belum memutuskan berapa lama aturan itu akan berlangsung, apakah hanya selama Ramadan atau hingga akhir tahun.

Namun, Kementerian berharap, diberlakukannya kebijakan baru secara efektif dapat meningkatkan kapasitas operasional di Mekah dan Madinah.

Umat Muslim beribadah di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, Jumat (13/3/2020). Umat Islam bergembira maktab Masjidil Haram kini juga dibuka sehingga umat Islam bisa tawaf.
Umat Muslim beribadah di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, Jumat (13/3/2020). Umat Islam bergembira maktab Masjidil Haram kini juga dibuka sehingga umat Islam bisa tawaf. (AFP)

Pengumuman terkait aturan baru muncul setalah Raja Salman mengganti Menteri Haji dan Umrah pada bulan lalu.

Tepatnya kurang dari setahun setelah kerajaan mengalami penurunan drastis kunjungan jemaah haji.

Halaman
12
Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved