Breaking News:

Dinkes Kota Bandung Vaksinasi Tenaga Pendidik per Kecamatan

Berdasarkan data Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, total tenaga pendidik yang terdaftar sebagai penerima vaksin Covid-19 sebanyak 33.886 orang

Tribun Jabar/Cipta Permana
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung, dr. Rosye Arosdiani Apip bersama Kepala Survillance Dinkes Kota Bandung memantau monitor penyebaran virus corona secara global di Kantor Dinkes Kota Bandung. Senin (27/1/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Jawa Barat, menyiapkan skema baru untuk mengakselerasi penyuntikan vaksin bagi tenaga pendidik. 

Akselerasi itu dilakukan untuk mengejar target pembelajaran tatap muka yang rencananya bakal dimulai pada Juli 2021. 

Berdasarkan data Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, total tenaga pendidik yang terdaftar sebagai penerima vaksin Covid-19 sebanyak 33.886 orang terdiri dari PAUD, SD, SMP, dan PKBM.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian (P2P) Dinkes Kota Bandung, dr Rosye Arosdiani, mengatakan dari 33.886 tenaga pendidik itu baru sekitar 2.300 orang yang sudah mendapat suntikan vaksin. 

"Tenaga pendidik kita sedang buat konsep, guru itu banyak sekali tersebar di mana-mana dan untuk persiapan belajar tatap muka, kami buat konsepnya vaksinasi itu dilakukan per kecamatan. Jadi, akan breakdown di 30 kecamatan," ujar Rosye, di Balai Kota Bandung, Selasa (6/4/2021). 

Baca juga: Link Streaming Nonton Ikatan Cinta 6 April 2021, Al Belum Bisa Cerita Soal Reyna ke Andin, Kenapa?

Baca juga: Serapan Vaksinasi Covid-19 di Jabar, Tertinggi Purwakarta Mencapai 84,33 Persen

Vaksinasi untuk guru di Kecamatan itu, kata dia, mulai dilakukan minggu depan di masing-masing wilayah. Sebelumnya, sudah diuji coba di Kecamatan Arcamanik. 

"Ternyata bisa dilaksanakan sebanyak 500 orang, tergantung kesiapan di kecamatan, jadi yang melaksanakan seluruh pos kesehatan di sana," katanya. 

Rosye optimistis dengan pola seperti itu target vaksinasi untuk tenaga pendidik bakal terkejar sebelum Juli 2021. 

"Ya, kekejar karena kita melaksanakan 500 satu kecamatan, dikali 30 kecamatan ya 15 ribu sehari, jadi dengan dua kali pelaksanaan kita sudah bisa menyelesaikan, jadi tidak semuanya di satu tempat, kecil-kecil tapi banyak," ucapnya. 

Sementara itu, untuk tenaga kesehatan saat ini jumlahnya sudah mencapai 30.464 orang. Lansia sudah 78.099 orang atau sekitar 55 persen. 

"Pelayanan publik sudah mencapai 105.975 orang, saya lupa itu persenannya berapa, hampir 60 persen," ujarnya. 

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved