Breaking News:

Ibu Jual Anak Kandung

Pengakuan Klasik Ibu Jual Putri Kandungnya Rp 400 Ribu, Suami Ternyata Tahu

Yang bersangkutan menjual anak kandungnya tersebut kepada pria hidung belang melalui aplikasi WhatsApp.

Tribunjabar.id/Eky Yulianto
TA (45), warga Desa Genteng, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka ditangkap polisi akibat menjual anak kandungnya sendiri ke pria hidung belang. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Seorang ibu di Majalengka berinisial TA (45) tega menjual menjual anak kandungnya berinisial Y (25).

Si ibu jual anak kandungnya kepada pria hidung belang melalui aplikasi WhatsApp.

Parahnya, perbuatan TA diketahui oleh suaminya yang tinggal bersama di Desa Genteng, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka.

Kepada Polisi, TA mengaku tega melakukan tindakan itu karena faktor ekonomi, alasan klasik yang dilontarkan para pelaku perdagangan orang.

Ia sehari-hari bekerja sebagai ibu rumah tangga.

"Faktor ekonomi menjadi penyebabnya," ujar Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP Siswo DC Tarigan kepada Tribun, Senin (5/4/2021).

Masih dijelaskan Kasat, ibu tersebut juga mengaku penghasilan suami yang sehari-harinya bekerja di pasar sebagai kuli panggul tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Oleh karena itu, ia terpaksa menawarkan anak kandungnya beserta wanita-wanita lain ke para pria bejat.

"Masih berumah tangga punya suami bekerja padahal dan hidup di rumah bersama," ucapnya.

Perbuatannya tersebut, justru bukan memperbaiki perekonomiannya.

Justru, ia harus berurusan dengan penegak hukum.

"TA dijerat Pasal 27 ayat 1 Jo pasal 45 ayat 1 Undang-undang (UU) Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE. Ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara," jelas dia.

Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved