Breaking News:

Rumah Terbakar

Enam Rumah di Cugenang Cianjur Ludes Terbakar, Kerugian Mencapai 200 Juta

Enam unit rumah di Kampung Hargem, Desa Nyalindung, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, terbakar Minggu (4/4/2021) sekitar pukul 22.00 WIB.

Istimewa
Enam rumah di Kampung Hargem, Desa Nyalindung, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, terbakar Minggu (4/4/2021) sekitar pukul 22.00 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Enam unit rumah di Kampung Hargem, Desa Nyalindung, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, terbakar Minggu (4/4/2021) sekitar pukul 22.00 WIB.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta.

Diduga peristiwa kebakaran tersebut terjadi berawal dari korsleting listrik di salah satu rumah yang terbakar.

Baca juga: Viral Foto Kaesang dan Nadya Arifta, Disebut-sebut Hadiri Acara Lamaran, Didoakan Agar Cepat Nyusul

Baca juga: Atta Halilintar Bahagia Punya Tiga Ibu, Tangan Digandeng Krisdayanti dan Ashanty, Begini Reaksi KD

Saat kejadian angin kencang membuat api sulit dikendalikan dan semakin membesar.

Pasalnya, rumah yang kebakaran terbuat dari material bahan rumah yang mudah terbakar.

Melihat hal seperti itu, warga sekitar lokasi kejadian berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

Namun api semakin membesar dan menjalar ke rumah yang berada di sampingnya.

Enam rumah di Kampung Hargem, Desa Nyalindung, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, terbakar Minggu (4/4/2021) sekitar pukul 22.00 WIB.
Enam rumah di Kampung Hargem, Desa Nyalindung, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, terbakar Minggu (4/4/2021) sekitar pukul 22.00 WIB. (Istimewa)

Api dapat dipadamkan sekitar pukul 23.50 WIB, dengan bantuan 1 unit Damkar Pemkab Cianjur.

Kanit Polsek Cugenang, Johan, mengatakan, upaya yang dilakukan pihak kepolisian sektor Cugenang, melakukan cek/olah TKP.

Berkoordinasi dengan PLN dan Damkar Pemda Cianjur, mereka membantu memadamkan api bersama warga.

"Kami juga melakukan pendataan dan meminta keterangan saksi–saksi di di TKP. Mendata kerugian materi," kata Johan. (*)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Hermawan Aksan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved