Breaking News:

Semburan Api di Indramayu

BPBD: Semburan Api di Sawah Desa Sukaperna Indramayu Muncul Sendiri, Masih Radius Sumur Bor Belanda

BPBD Indramayu menyebut fenomena semburan api yang terjadi di Kabupaten Indramayu muncul dengan sendirinya.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar
Plt Sekretaris BPBD Kabupaten Indramayu, Caya, saat menunjuk lokasi semburan api di Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Sabtu (3/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indramayu menyebut fenomena semburan api yang terjadi di Kabupaten Indramayu muncul dengan sendirinya.

Lokasi semburan api itu berada di areal persawahan di Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu.

Api itu muncul sejak lima hari lalu dan menimbulkan bau gas yang sangat menyengat.

Baca juga: Lembaga Internasional akan Dilibatkan dalam Investigasi Meledaknya Tangki Kilang di Indramayu

Baca juga: Sinopsis IKATAN CINTA 4 April 2021, Kejahatan Elsa Makin Terendus, Bu Rosa Mulai Percaya

"Tapi ini insyaallah ini aman," ujar Plt Sekretaris BPBD Kabupaten Indramayu, Caya, saat ditemui Tribuncirebon.com di lokasi kejadian, Sabtu (3/4/2021).

Menurut pantauan Tribuncirebon.com di lokasi, selain api, di lokasi kejadian juga menyembur air, lumpur, dan gas.

Caya menyampaikan, beruntung lokasi tersebut berada di areal persawahan sehingga tidak terlalu berdampak kepada warga.

Jarak antara permukiman dan lokasi kejadian sekitar 500 meter.

Warga saat melihat semburan api di Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Sabtu (3/4/2021).
Warga saat melihat semburan api di Desa Sukaperna, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Sabtu (3/4/2021). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Caya menjelaskan, semburan api ini masih masuk dalam radius bekas sumur bor lama pemerintah Belanda.

Sumur bor itu sebelumnya juga sempat bocor dan menyemburkan gas liar atau bubble pada Oktober 2020.

"Tapi sekarang berbeda ada apinya," ujar dia.

Dalam hal ini, BPBD Kabupaten Indramayu akan mengundang semua pihak terkait untuk mengambil langkah penanggulangan pada Senin pekan depan. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved