Breaking News:

Tahanan Kejari Tasik Kabur

Warga Ciwastra Bandung yang Kabur dari Tahanan Diduga Melarikan Diri Lewat Jendera Rumah Sakit

edua tahanan Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya yang terpapar Covid-19 diduga kabur dari RSU Purbaratu, Kota Tasikmalaya antara tengah malam hingga sub

ist
Sejumlah petugas memeriksa lokasi jendela RSU Purbaratu,Kota Tasikmalaya, yang diduga menjadi jalan kabur dua tahanan kejaksaan, Jumat (2/4). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Kedua tahanan Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya yang terpapar Covid-19 diduga kabur dari RSU Purbaratu, Kota Tasikmalaya antara tengah malam hingga subuh.

Kapolsek Cibeureum, Polres Tasikmalaya Kota, AKP Suyitno, mengungkapkan, dari hasil identifikasi lokasi serta keterangan sejumlah saksi, kedua tersangka masih ada di tempat masing-masing Kamis (1/4) malam.

Kedua tahanan kejaksaan tersebut masing-masing Panji warga Ciwastra, Kota Bandung, serta Dimas, warga Kampung Leuwimalang, Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya.

Panji tersandung kasus narkoba sedangkan Dimas kasus penggelapan

"Kamis malam petugas medis melakukan pengecekan tekanan darah dan lainnya kepada seluruh pasien. Kedua tersangka masih ada," kata Kapolsek.

Menurut Suyitno, ada lima petugas medis dan keamanan yang kebagian bertugas, mulai dari Kamis (1/4) malam pukul 21.00 hingga Jumat (2/4) pukul 09.00.

"Namun saat petugas kembali secara rutin melakukan pengecekan Jumat pagi, diketahui kedua tersangka sudah tidak ada," kata Suyitno.

Diduga kedua tersangka berhasil melarikan diri antara Kamis tengah malam hingga Jumat subuh

Petugas piket melakukan pengecekan ternyata pintu dalam kondisi baik.

Diduga kedua tersangka berhasil meloloskan diri lewat jendela.

Petugas segera melaporkan kaburnya kedua tersangka tersebut ke Polsek Cibeureum yang membawahi wilayah Kecamatan Purbaratu.

Jumlah pasien positif Cobid-19 yang dirawat di RSU Purbaratu,kata Suyitno, saat itu sebanyak 27 orang termasuk kedua tersangka. 

"Total pasiennya ada 27 orang, terdiri dari 11 pria termasuk kedua tersangka, serta 16 perempuan. Saat dicek pagi hari kedua tersangka sudah tidak ada," ujar Suyitno. (firman suryaman)

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved