Breaking News:

Jalan Masuk Rumah Ditembok

Akses Jalan Ditutup Tembok oleh Pemilik Tanah di Pangandaran, Ini Solusi dari Pak RT

Seorang warga Desa Karangbenda, Pangandaran Jawa Barat kebingungan saat keluar masuk rumah karena aksesnya ditutup tembok.

Tribunjabar.id/Padna
Sedang heboh di Pangandaran, gara-gara tanah diinjak mobil pikap, akses jalan menuju rumah ditutup tembok benteng oleh pemilik tanah. Muslih dan keluarga 'terusir' dan kini mengontrak rumah untuk tempat tinggal. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Seorang warga Desa Karangbenda, Pangandaran kebingungan saat keluar masuk rumah.

Pasalnya, akses keluar masuk rumah dia ditembok setinggi 2,5 meter.

Tembok yang menutupi akses itu sudah 2 minggu berdiri.

Mediasi sebenarnya sudah dilakukan oleh RT hingga pemerintah Desa.

Seperti diketahui pemilik tanah dan Muslih, keduanya merupakan warga Dusun Pamagangan RT 4/13, Desa Karangbenda, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Ketua RT 4/13 Abuy mengatakan, dirinya selaku orang yang dituakan di lingkungannya sudah melakukan mediasi, karena kejadian tersebut sangat memalukan semua pihak.

Apalagi, Desa Karangbenda khususnya di Dusun Pamagangan, rasa persatuan dan kesatuannya masih kental. 

 "Saya selaku ketua RT di sini, memiliki tanggung jawab besar atas kejadian yang menimpa warga saya."

"Paling alternatif saya, jika pemilik tanah bersikeras dan tetap tidak memberikan akses jalan ke rumah milik bapa Muslih, kita akan mengambil solusi membuka jalan baru," kata Abuy pada beberapa wartawan di depan rumahnya, Jum'at (2/4/2021).

Halaman
123
Penulis: Padna
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved