Breaking News:

Kabar Buruk Buat Moeldoko, Hasil KLB Demokrat Ditolak, Bagaimana Kabarnya Sekarang?

Ada kabar buruk buat Kepala Staf Presiden Moeldoko tentang kontroversinya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB).

Penulis: Widia Lestari | Editor: Yongky Yulius
Instagram/dr_moeldoko
Kabar Moeldoko setelah pemerintah umumkan hasil KLB Demokrat ditolak. 

tetapi juga bagi kehidupan demokrasi Tanah Air. Alhamdulillah, dalam kasus ini hukum telah ditegakkan sebenar-benarnya dan seadil-adilnya," katanya.

Kemudian, AHY pun menyampaikan terimakasih dan apresiasinya kepada pemerintah.

Ia bahkan menyebutkan nama Presiden Jowo Widodo alias Jokowi, Menkopolhukam Mahfud MD hingga Menkumham Yasonna Laoly dan jajaran pemerintah terkait.

Moeldoko dan Agus Harimurti Yudhoyono.
Moeldoko dan Agus Harimurti Yudhoyono. (Kolase Tribunjabar)

Tak hanya itu, ia juga menyampaikan terimakasih kepada berbagai pihak di luar pemerintah yang telah mendukungnya terkait kisruh Demokrat di antara dia dengan kubu Moeldoko.

Menurutnya, keputusan pemerintah menolak hasil KLB Demokrat Deliserdang ini disebut sebagai penegasan bahwa tak ada dualisme di dalam partainya.

"Kita bersyukur kepada Allah SWT bahwa apa yang telah diputuskan pemerintah hari ini adalah penegasan terhadap kebenaran, legalitas, dan konstitusional Partai Demokrat, terkait kepemimpinan, kepengurusan, serta konstitusi partai yakni AD/ART Partai Demokrat, yang dihasilkan oleh Kongres ke-V Partai Demokrat pada 2020 yang lalu,

yang berkekuatan hukum tetap, dan telah disahkan oleh negara. Artinya, tidak ada dualisme di tubuh Partai Demokrat.

Baca juga: Foto Masa Lalu SBY Saat Masih Kolonel, Moeldoko Saat Masih Mayor, Sosok Jenderal Ini Curi Perhatian

Saya tegaskan sekali lagi, tidak ada dualisme di tubuh Partai Demokrat. Ketua Umum Demokrat yang sah adalah Agus Harimurti Yudhoyono," kata AHY.

Seperti yang dimuat Kompas.com, pemerintah secara resmi menyampaikan penolakan terhadap hasil KLB Demokrat yang digelar di Deli Serdang, Sumatera Utara.

"Pemerintah menyatakan permohonan pengesahan hasil Kongres Luar Biasa di Deli Serdang Sumatera Utara tanggal 5 Maret 2021 ditolak," kata Menkumham Yasonna Laoly.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved