Breaking News:

Viral di Media Sosial

Apa Itu Rumput Fatimah? Efek Berbahayanya Viral di TikTok, Janin Meninggal dan Ibu Pendarahan

Efek rumput fatimah pada ibu hamil menjadi perhatian setelah sebuah video viral di media sosial.

TikTok/@infobumildansikecil
Video viral TikTok rumput fatimah 

TRIBUNJABAR.ID - Efek rumput fatimah pada ibu hamil menjadi perhatian setelah sebuah video viral di media sosial.

Awalnya video diunggah di @infobumildansikecil pada Selasa (30/3/2021).

Video tersebut menceritakan kisah ibu yang harus kehilangan calon bayi sebelum melahirkan.

Bahkan ibu tersebut mengalami masa sulit karena keselamatannya terancam.

Dalam narasi video, kondisi tersebut akibat rumput fatimah.

@infobumildansikecil

Jangan sampai terjadi lagi. Sudah banyak kasus seperti ini. Tunggu part 2 yaa ##edukasi ##story ##bumil ##infokesehatan ##fyp ##foryoupage

♬ original sound - Info Bumil dan Si Kecil

Baca juga: VIRAL Muncul Asap Lafadz Allah Saat Insiden Meledaknya Kilang Pertamina di Indramayu

Baca juga: Viral Kuburan Tua Menggelembung di Padang Pariaman, Ini Penjelasan Ahli Geologi

Janin meninggal dalam kandungan.

Detak jantungnya tidak terdeteksi lagi sedangkan sang ibu mengalami syok.

"Detak jantung janin negatif dan ibu mengalami syok akibat pendarahan," begitu bunyi narasi dalam video.

Karena mengonsumsi rumput fatimah, ibu mengalami ruptur uterus atau ruptur rahim.

Ruptur rahim adalah robeknya rahim saat proses melahirkan.

Tidak hanya berbahaya bagi ibu, ruptur uteri juga dapat mengancam kesehatan bayi.

Sang ibu harus mendapat transfusi karena mengalami pendarahan.

"Pasien langsung dioperasi karena ruptur rahim.. dirawat di ICU selama 7 hari menghabiskan 20 kantong darah."

Video viral TikTok rumput fatimah
Video viral TikTok rumput fatimah (TikTok/@infobumildansikecil)

Sebenarnya apa itu rumput fatimah?

Dikutip dari Kompas.com, rumput fatimah adalah herbal asli Indonesia yang kerap dikonsumsi wanita hamil padahal memiliki efek berbahaya.

Ibu hamil mengonsumsinya dengan cara merendam rumput fatimah dalam air panas.

Memiliki nama latin Labisia Pumila, rumput fatimah mengandung oksitosin.

Dalam tubuh, oksitosin digunakan untuk merangsang kontraksi rahim sehingga diyakini dapat mempercepat persalinan.

Zat mirip oksitosin yang terkandung dalam rumput fatimah sama dengan obat yang diberikan untuk merangsang kontraksi.

Namun, oksitosin yang terkandung dalam rumut fatimah tidak dapat diukur.

Semakin lama direndam, kadar oksitosin terlarut menjadi lebih banyak.

ilustrasi hamil
ilustrasi hamil (Shutterstock via Kompas.com)

Sebuah penelitian di Malaysia tahun 1998, menemukan adanya kandungan hormon oksitosin di dalam rumput fatimah. Hormon ini dapat merangsang timbulnya kontraksi.

Inilah yang membuat rumput fatimah dikenal sebagai obat yang dapat membantu persalinan.
Walau begitu menurut dr.Ali Sungkar, Sp.oG, tidak ada takaran pasti dari rumput fatimah sehingga efeknya tidak bisa diketahui.

"Rumput fatimah tidak aman karena tidak jelas isinya apa. Kita juga tidak tahu kandungan aktifnya itu di akar, batang atau daunnya," kata Ali.

Karena tidak bisa ditakar kadar senyawa kimianya, kontraksi bisa terjadi berlebihan yang tak jarang berujung pada robeknya rahim atau perdarahan.

Ali menjelaskan, efek rumput fatimah pada seseorang berbeda-beda.

Hal ini karena cara pengolahan yang tidak standar.

"Ada yang akarnya direndam dengan air hangat atau air panas sehingga dosisnya mungkin lebih banyak. Ada yang direndam air dingin sehingga tak ada pengaruh apa-apa," ujar staf pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini.

Memang efek kontraksi dari rumput fatimah ini bisa dihentikan dengan obat, tetapi menurut Ali hasilnya tidak akan maksimal.

"Bisa-bisa janinnya kekurangan oksigen," katanya.

Adapun bahaya rumput fatimah untuk persalinan.

Seperti memaksa kontraksi, membuat janin stres, rahim kurang darah, menyebabkan perdarahan, pecah rahim, dan kematian ibu dan janin.

Kontraksi yang dilakukan dengan paksa akan membahayakan janin.

Efek fatalnya adalah janin mati dalam rahim.

Ibu hamil yang mengonsusi rumput fatimah akan mengalami penambahan kadar oksitosin di tubuhnya.

Bila oksitosin meningkat, kontraksi rahim juga akan meningkat.

Bahaya rumput fatimah dapat menyebabkan janin stres.

Kontraksi rahim secara terus menerus dapat memicu atonia uterus.

Otot uterus berpotensi gagal mempertahankan kontraksi setelah melahirkan.

Baca juga: Pose Istri Rizki DA, Nadya Mustika yang Hamil Besar Bikin Heboh, Dhini Aminarti: Neng Kapan Lahiran?

Baca juga: UPDATE Penembakan di Mabes Polri, Pelaku Belum Pasti Pria atau Wanita, Masuk Dekat Ruangan Kapolri

Akibatnya pembuluh darah di daerah plasenta tidak bisa ditekan.

Mengonsumsi rumput fatimah berbahaya. Sebab, wanita hamil dapat mengalami pendarahan.

Kontraksi rahim membuat rahim bekerja lebih keras.

Kondisi rahim yang kelelahan bisa berujung pada pecah atau robeknya dinding rahim.

Terlalu sering kontraksi menyebabkan bayi mengalami kekurangan oksigen.

Jika terus berlanjut bayi mengalami gagal jantung sehingga meninggal.

Demikian juga pada ibu, pecahnya rahim membuat ibu mengalami syok yang menyebabkan kematian.

Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved