Breaking News:

Kubu Moeldoko Minta Demokrat Kubu AHY Tak Perlu Kebakaran Jenggot, Justru Tanyakan soal Radikalisme

Respons datang dari dari Partai Demokrat kubu Moeldoko terkait pernyataan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). AHY membuat pernyataan pada Senin (29/3).

Editor: Giri
Kolase Tribunjabar
Moeldoko dan Agus Harimurti Yudhoyono. 

AHY kemudian bertanya-tanya apa sebenarnya ideologi yang dianut oleh KSP Moeldoko. 

AHY mempertanyakan apakah ideologi yang dianut Moeldoko sifatnya memecah belah melalui fitnah keji yang tidak bertanggung jawab.

“Tolong dijawab,” tegas AHY.

Dalam pernyataannya, AHY mengira ketidakmunculan Moeldoko selama tiga pekan akan mengeluarkan argumen yang bernas.

Tapi ternyata, kata AHY, yang muncul cuma pernyataan bohong lagi dan bohong lagi.

Bahkan seolah menghasut dengan pernyataannya soal pertentangan ideologi.

“Kebohongan kubu Moeldoko sebenarnya bukan sesuatu yang baru bahkan sejak awal seluruh kader Demokrat yakin bahwa KSP Moeldoko tidak memedulikan etika dan nilai-nilai moral yang kita pedomani sebagai bangsa yang beradab,” ucap AHY.

“Apalagi nilai-nilai etika keperwiraan dan keprajuritan,” tambah AHY.

AHY lebih lanjut juga mempertanyakan, bagaimana mungkin pejabat tinggi negara sekelas Moeldoko mengambil keputusan secara serampangan, emosional, dan jauh dari akal sehat.

Sebab, tegas AHY, konstitusi Partai Demokrat yakni AD/ ART tahun 2020 yang telah disahkan oleh pemerintah menyatakan KLB harus permintaan 2/3 dari 34 ketua DPD dan ½ dari 514 ketua DPC sebagai pemegang hak suara yang sah.

Halaman
1234
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved