Breaking News:

Kubu Moeldoko Minta Demokrat Kubu AHY Tak Perlu Kebakaran Jenggot, Justru Tanyakan soal Radikalisme

Respons datang dari dari Partai Demokrat kubu Moeldoko terkait pernyataan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). AHY membuat pernyataan pada Senin (29/3).

Editor: Giri
Kolase Tribunjabar
Moeldoko dan Agus Harimurti Yudhoyono. 

“Karena itu, Jend TNI (Purn) Moeldoko dalam waktu secepatnya akan mengambil langkah-langkah penertiban di internal partai dan mengimbau kepada kader partai di daerah untuk tetap bersatu dan utuh di dalam rumah besar Partai Demokrat,” lanjut Rahmad.

Rahmad juga memastikan Moeldoko tidak akan membuang kader, apalagi pecat-memecat seperti yang dilakukan AHY dengan sewenang wenang.

Atas dasar itu Rahmad mengajak seluruh kader untuk membangun dan membesarkan Partai Demokrat yang demokratis menuju Indonesia maju.

“Kita kembangkan budaya toleransi dan hidup dalam kerukunan yang harmoni, tolak intoleransi dan radikalisme di Indonesia,” ujarnya. 

“Mari kita jaga Partai Demokrat dari pengaruh radikal, kesewenang-wenangan dan otokrasi keluargaisme. Partai Demokrat adalah milik kita semua masyarakat Indonesia, bukan milik satu dua orang,” tambah Rahmad.

Baca juga: Perpanjangan Masa Berlaku SIM Tak Akan Ribet Lagi dalam Waktu Dekat, Bisa dari Rumah, Ini Caranya

Baca juga: Tangki T-301G Milik Pertamina Balongan Terbakar, Kabaharkam Polri Sebut Alat Ini Akan Didatangkan

AHY: tuduhan keji

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memastikan ideologi di tubuh Partai Demokrat adalah Pancasila.

Atas dasar itu, AHY mengatakan tudingan Moeldoko yang menyebut ada tarikan ideologis di tubuh Partai Demokrat sebagai tuduhan keji, fitnah, dan hoaks.

“Pernyataan KSP Moeldoko Itu menyakiti perasaan para penggagas, para pendiri, dan seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat di manapun berada,” kata AHY Senin (29/3/2021).

“Tentu saja kami tidak bisa menerima segala bentuk upaya pembusukan terhadap integritas prinsip dan nilai-nilai yang Partai Demokrat perjuangkan selama ini,” tambahnya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved