Sabtu, 25 April 2026

Bupati Pangandaran : Dilarang Mudik Gak Masalah tapi Orang Boleh Wisata atau Tidak?

Kabupaten Pangandaran merupakan satu daerah yang memiliki sejumlah objek wisata.Adanya keputusan pemerintah

Penulis: Padna | Editor: Ichsan
tribunjabar/padna
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata . Bupati Pangandaran : Dilarang Mudik Gak Masalah tapi Orang Boleh Wisata atau Tidak? 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Kabupaten Pangandaran merupakan satu daerah yang memiliki sejumlah objek wisata.

Adanya keputusan pemerintah dilarang mudik lebaran tahun 2021, tentu menjadi persoalan khususnya bagi pelaku usaha wisata.

"Kalau dilarang mudik sih tidak jadi persoalan. Yang jadi persoalan adalah, kan wisata sudah dibuka dimana-mana," ujar Jeje saat ditemui Tribunjabar.id di Hotel Horizon Pantai Barat Pangandaran, Senin (29/3/2021).

Jeje belum tahu apakah adanya larangan mudik, orang boleh berwisata atau tidak.

Baca juga: SMA Krida Nusantara Gelar Pembelajaran Tatap Muka Tanpa Izin, 16 Siswa Positif Covid-19

"Kan mereka berlibur, kalau mau pelesir boleh atau tidak. Ini, saya tidak bisa ngomong apa-apa karena saya nunggu teknis. Ini bukan masalah larangan mudiknya, di kita adalah wisata," ucapnya.

Sementara, lanjut Jeje, dalam setahun kemarin, hotel dan restoran banyak yang nombokin dan sebagainya. 

"Tentu harapan mereka sekarang, mulai jalan tapi dengan tetap terkontrol," katanya

Memang, kata Jeje, larangan mudik ini menimbulkan kekhawatiran terutama untuk teman-teman pelaku wisata. 

"Ini saya, baru datang dari Jawa dan belum tahu mau seperti apa. Nanti beberapa hari kita akan sikapi dengan baik," ucapnya.

Baca juga: TERUNGKAP, Inikah Penyebab Kilang Minyak Pertamina Balongan Terbakar Hebat Dini Hari Tadi

Kalau dulu, tambah Jeje, dengan adanya larangan mudik, orang tidak boleh masuk, dan akses masuk malam juga ditutup. 

"Yang mudik juga dikarantina, apakah kita akan seperti itu lagi. Ya, itu yang saya sedang mempelajari dulu. Tidak boleh buru buru, kan tidak gampang juga," katanya.

Sedangkan, menurut Jeje, momentum lebaran adalah momentum panen bagi pelaku wisata. 

"Dan itu, juga menjadi harapan saya. Dengan bagaimana penerapan protokol kesehatan diterapkan dengan baik. Makanya, nanti kita akan berkoordinasi dulu dengan baik," ucapnya.

Karena, tambah Jeje, tahun baru dan hari raya Idufitri itu kalau orang Sundanya biasa disebut, musim marema. 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved