Sabtu, 25 April 2026

Penangkapan Terduga Teroris

BREAKING NEWS, Polisi Kepung Rumah Diduga Teroris di Sukabumi, Warga Lihat Ada Temuan Ini

Densus 88 dan Jajaran Kepolisian Polres Sukabumi mengepung rumah diduga teroris dan kesaksian warga yang melihat polisi menemukan sejumlah barang

Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Siti Fatimah
Densus 88 dan Jajaran Kepolisian Polres Sukabumi mengepung rumah diduga teroris di Kampung Limbangan, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (29/3/2021) sore. 

Laporan Kontibutor Tribunjabar.id Sukabumi, M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Densus 88 dan Jajaran Kepolisian Polres Sukabumi mengepung rumah diduga teroris di Kampung Limbangan, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (29/3/2021) sore.

Ketua RT 14 RW 02 Kampung Limbangan Ade Sukardi mengatakan, dirinya melihat kabel dan beberapa bahan diduga bahan peledak.

Ia mengaku tidak mengetahui kegiatan sehari-hari orang yang tinggal di rumah itu.

Baca juga: VIDEO-Di Bangkok, Aura Kharisma Gadis Majalengka Itu Peringkat 4 Miss Grand Internasional 2021

"Ada juga kabel, ada juga istilahnya apa itu bahan-bahan peledak, kita kurang begitu tahu. Ini kan warga saya, cuman kan sehari-harinya kurang tahu. Kalau di sini gak kerja, kerjanya ke Jakarta," ujarnya kepada wartawan.

Baca juga: Anggota Kelompok Motor Palak Sopir di Jalan Laswi Bandung, Tertangkap 6, Diancam Penjara 9 Tahun

Sementara itu, Sekertaris Desa Cibodas Alek Solihin mengatakan, pemilik rumah itu adalah warga baru yang tinggal di rumah warganya bernama Abas.

"Sebenarnya emang dia itu pendatang baru, cuman yang sampai sekarang ini dia bertempat di rumah bapak Abas, hanya lebih jelasnya nanti mungkin ada (keterangan polisi, red). Yang tinggal di rumah bapak Abas ini ada 3 orang, cuma asal usulnya gak tahu," katanya.

Baca juga: Makin Mudah, Layanan Tes Covid-19 GeNose Kini Tersedia di Dua Stasiun Ini, Berikut Syaratnya

Ia menyebut, warga diduga teroris yang tinggal di rumah itu sudah sekitar satu tahun.

Namun, ia menegaskan tidak mengetahui kegiatan sehari-harinya.

"Kurang lebih satu tahun tinggal di Kampung Limbangan ini, sehari-hari warga sini pada gak mengetahui karena dia tertutup," katanya.

Saat ini, polisi belum memberikan keterangan terkait pengamanan di rumah diduga teroris ini.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved