Breaking News:

Takut Ketinggalan Cerita Sinetron Ikatan Cinta, Ibu-ibu di Indramayu Ogah Matikan Listrik Sejenak

Pemerintah Kabupaten Indramayu pun turut mengajak masyarakat ikut berpartisipasi dalam gerakan tersebut.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Ravianto
handhika rahman/tribun jabar
Sairoh (40) warga Kelurahan Margadadi, Kecamatan/Kabupaten Indramayu saat menonton sinetron Ikatan Cinta di kediamannya, Sabtu (27/3/2021). Malam 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Gerakan Global Switch Off Earth Hour 2021 jatuh pada Sabtu (27/3/2021) malam.

Pemerintah Kabupaten Indramayu pun turut mengajak masyarakat ikut berpartisipasi dalam gerakan tersebut.

Yakni dengan mematikan listrik, peralatan elektronik, dan lain sebagainya yang tidak dipakai selama 1 jam mulai pukul 20.30-21.30 WIB.

Meski demikian, gerakan yang satu ini rupanya sulit direalisasikan oleh ibu-ibu di Kabupaten Indramayu.

Hal tersebut karena jadwal gerakan Global Switch Off Earth Hour 2021 bentrok dengan jam tayang sinetron Ikatan Cinta.

Ibu-ibu lebih memilih menonton sinetron tersebut karena tidak ingin ketinggalan jalannya cerita.

"Pokoknya kalau saya matiin lampunya nanti saja setelah Ikatan Cintai selesai, biar gak ganggu jalannya cerita," ujar Sairoh (40) warga Kelurahan Margadadi, Kecamatan/Kabupaten Indramayu kepada Tribuncirebon.com.

Sairoh mengatakan, setiap episode Ikatan Cinta sangat dinanti-nanti kaum ibu-ibu.

Mereka tidak rela walau hanya ketinggalan beberapa menit saja.

Bahkan tidak jarang, diakui Sairoh, ia harus berebut tayangan televisi dengan anak demi menonton sinetron yang dibintangi Aldebaran (Arya Saloka) dan Andin (Amanda Manopo) tersebut.

Sairoh berasalan, ibu-ibu jarang dibuat senang oleh suami. Seperti tidak pernah diajak jalan-jalan, liburan, dan lain sebagainya.

Sehingga, hanya sinetron Ikatan Cinta yang yang bisa membuat mereka bahagia di sela-sela kesibukan bekerja, mengurus anak dan rumah.

"Ibu-ibu komplek juga bilangnya gitu, kapan sih kita dibikin senang, pokoknya matiin lampunya nanti saja kalau sudah selesai," ujar dia.

Sebelumnya, Bupati Indramayu Nina Agustina melalui akun media sosial Diskominfo Kabupaten Indramayu mengajak kepada seluruh masyarakat turut serta dalam gerakan Gerakan Global Switch Off Earth Hour 2021.

Nina Agustina mengatakan, dengan ikut gerakan tersebut sekaligus menjadi upaya dalam mendukung mengurangi laju pemanasan global dan dampak perubahan iklim.

"Satu jam yang berharga bagi kelangsungan hidup manusia, selamatkan bumi dari pemanasan global," ujar dia.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved