Breaking News:

YouTuber Sukabumi Sebut Nabi Muhammad SAW Bukan Islam, MUI Sukabumi: Video Viral ke Luar Negeri

Oman menuturkan, YouTuber ini menghina Nabi Muhammad dengan menyebut bahwa Nabi Muhammad bukan agama Islam

Penulis: M RIZAL JALALUDIN
Editor: Seli Andina Miranti
Istimewa/Dok MUI Kabupaten Sukabumi
YouTuber Sukabumi minta maaf di hadapan MUI setelah hina Nabi Muhammad bukan Islam 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Seorang YouTuber bernama Suherman Yusuf (43) dari Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diduga melakukan penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi, Oman Komarudin mengatakan, YouTuber ini menghina Nabi Muhammad SAW dalam konten yang diunggah di akun YouTube "Herman Zambeck".

Oman menuturkan, YouTuber ini menghina Nabi Muhammad dengan menyebut bahwa Nabi Muhammad bukan agama Islam.

"Nabi Muhammad bukan Islam begitu ya, tuhan sudah meninggal, kemudian syahadat cukup hanya satu Asyhadu alla ilaaha illallah saja. Masih banyak lah pernyataan orang itu, itu kan jelas semuanya bertentangan dengan Islam yang sebenarnya. Apalagi nabi Muhammad bukan Islam, Islam bukan agama. Itu di antaranya ya," ujar Oman saat dihubungi Tribun via telepon, Jumat (26/3/2021).

Menurutnya, MUI telah memanggil YouTuber tersebut dan dia (YouTuber) telah meminta maaf di hadapan MUI, Kepolisian, TNI, dan Camat serta unsur pemerintahan lainnya bertempat di Kantor MUI Kabupaten Sukabumi.

"Kemarin sudah diselesaikan, dia juga menyesal sampai menangis, menyesal, (buat, red) surat pernyataan kalau diulangi akan ada akibatnya, sudah itu sudah diselesaikan. Dari Camat, Polsek, Danramil, MUI datang semua, alhamdulillah selesai, dia tidak akan lagi mengulang, postingan juga dihapus," jelasnya.

Baca juga: Longsor dan Banjir Bandang Kepung 2 Kecamatan di Kabupaten Sumedang, Tutup Akses Jalan

Ketika ditanya tujuan penghinaan Nabi Muhammad dalam kontennya, Oman mengatakan, YouTuber ini tidak memberikan jawaban dan hanya diam.

"Iya mungkin dia itu saya bilang begini, apa mungkin ini anda itu ingin tampil beda, dia diam aja gak ngejawab sedikit pun," ucapnya.

"Kalau dia mengulangi awas, ini akan lebih berat. Ini sudah langsung ditangani oleh Kapolres, kami sudah negosiasi dengan bapak Kapolres, ya memang semuanya respon, karena ini menyangkut masalah keyakinan," katanya.

Oman menyebut, konten penghinaan yang dilakukan Suherman Yusuf ini sudah viral ke luar negeri, salah satunya, Oman mengatakan, sudah di tonton sampai ke Hongkong.

Baca juga: Jangan Salah, Hari Ini Ikatan Cinta Tayang Jam 9 Malam, Tonton di Link Live Streaming RCTI

"Sudah banyak ternyata pernyataan dia itu dan memang dia mulai itunya dari tahun 2019, jadi sudah tiga tahun sekarang. Sudah viral kemana-mana, sampai keluar negeri juga begitu, sudah sampai ke Hongkong, ke beberapa negara," terangnya.

"Ditangani semuanya oleh MUI, sudah di syahadatkan lagi dia. Ya sudah sampai keluar negeri pernyataan yang semuanya itu kan jelas-jelas bertentangan dengan agama Islam, apalagi mengatakan Nabi Muhammad bukan Islam, kan sudah jelas-jelas Al Quran mengatakan (Nabi Muhammad adalah Nabi, red). Jadi masalah ini sudah diselesaikan oleh MUI dan dia sudah menyesali dan dia tidak akan mengulangi disamping membuat pernyataan," ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved