Berita Unik
UNIK - Pisau Nancap di Dada 14 Bulan, Dokter Cuma Beri Penghilang Sakit, 'Pantas Nyeri Saat Dingin'
Berita Unik - Kent Ryan Tamao asal Filipina tidak sadar ada pisau menancap di dalam dadanya selama 14 bulan. Ternyata dokter tidak bekerja cermat.
Penulis: Adi Sasono | Editor: Adi Sasono
TRIBUNJABAR.ID - Kent Ryan Tomao tidak menduga ada mata pisau masih menancap di dadanya selama setahun lebih.
Dilansir Metro, pemuda asal Kidapawan, Filipina berusia 36 tahun itu pernah menjadi korban penyerangan pada Januari 2020.
Kala itu ia ditusuk oleh penyerang dan mengalami luka di dadanya.
Oleh petugas di rumah sakit, lukanya hanya dijahit dan diberi penghilang rasa sakit.
Setelah itu, ia sembuh dan bisa beraktivitas seperti sedia kala.
Lalu, 14 bulan kemudian, ia diterima sebagai karyawan di sebuah pertambangan.
Sebelum mulai bekerja Kent harus menjalani pemeriksaan kesehatan, termasuk sinar-X.
Secara mengejutkan, hasil rekam sinar-X itu memperlihatkan ada mata pisau patah terselip di balik tulang rusuknya.
Dari posisi mata pisau itu, sedikit lagi bisa merobek paru-parunya.
Mengetahui kondisinya, Kent tentu saja marah, karena dokter tidak menanganinya dengan benar.
Apalagi, gara-gara itu ia tidak bisa segera bekerja di tambang, sebelum pisau itu dicabut.
"Saya juga heran, mengapa saya selalu merasa nyeri tiap kali udara dingin. Tapi saya tidak mengira ada pisau di dada," kata Kent.
"Memang sih, sakitnya nggak cukup berat dan jadi alasan untuk ke dokter. Ya, cuma tunggu sakitnya hilang, gitu aja. Sekarang saya lega, sudah tahu penyebab sebenarnya," kata Kent lagi.
Soal kesalahan penanganan itu, Kent tidak berencana menuntut rumah sakit. Ia hanya ingin dokter segera mencabut pisau itu, karena ia tidak bisa mencabut sendiri.
"Ya kan itu bagian dari kesalahan penanganan. Saya akan ke rumah sakit minggu depan, biar pisau bisa segera dicabut dan saya bisa segera bekerja," kata Kent.