Breaking News:

Banjir di Indramayu

Malam Ini, Ani dan 2 Anaknya Harus Tidur di Emperan Jalan, Banjir Kiriman Sungai Cimanuk Belum Surut

Ani dan dua anaknya malam ini terpaksa tidur di emperan jalan karena rumah mereka terendam banjir kiriman Sungai Cimanuk.

Tribun Cirebon/Handhika Rahman
Ani (40) dan dua anaknya harus mengungsi di emperan jalan di Desa Babadan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jumat (26/3/2021) malam. Mereka mengungsi karena rumah terendam banjir. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Sejumlah warga di Desa Babadan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu terpaksa bermalam di emperan jalan pada Jumat (26/3/2021) malam.

Hal ini dikarenakan permukiman setempat masih terendam banjir.

Hingga malam hari ini banjir belum menunjukkan tanda-tanda akan surut.

Baca juga: Kondisi Terkini Ade Londok, Dibawa ke Kampung Halaman, Kerap Berhalusinasi Sampai Dirukiah Ustaz

Baca juga: Malam Nisfu Syaban Segera Tiba, Inilah Amalan yang Dianjurkan dan Tidak Dianjurkan, Jangan Keliru

Banjir tersebut diketahui datang karena kiriman dari hulu Sungai Cimanuk, padahal kawasan setempat tidak habis diguyur hujan.

Seorang warga, Ani (40) mengatakan, terpaksa tidur di emperan jalan karena tidak ada tempat lagi untuk bermalam.

"Kalau banjir memang biasa tidur di sini (emperan jalan), warga yang lain juga sama, kalau enggak di sini ya di masjid, cuma belum tahu yang lain pada ke masjid atau tidak, saya sendirian kalau tidur di masjid enggak mau, enggak berani," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Pantauan Tribuncirebon.com, Ani sudah mempersiapkan tikar sebagai alas untuk ia tidur nanti malam.

Di alas tikar itu ia akan tidur bersama kedua anaknya, masing-masing masih duduk di bangku SD dan SMK.

Ani mengatakan, alasan sebagian warga memilih tidur di emparan jalan sekaligus untuk menjaga rumah mereka.

"Ada juga yang takut motornya hilang, tapi kalau saya sih enggak punya apa-apa, cuma kalau harus tidur sendiri di masjid enggak berani, di sini kan banyak orang lewat jadi enggak takut," ujarnya.

Ani hanya berharap, pada malam hari ini tidak turun hujan dan banjir bisa segera surut.

"Inginnya banjir segera surut, juga ada perhatian dari pemerintah," ujar dia.

Baca juga: Mahasiswa di Tasikmalaya Gelapkan 52 Unit Mobil Rental Dalam Waktu Enam Bulan, Kini Mendekam di Bui

Baca juga: Pengusaha Bus Menjerit, Siap-siap Gigit Jari, Kembali Gagal Panen di Musim Mudik Lebaran

Penulis: Handhika Rahman
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved