Breaking News:

Begini Cara Kapolsek di Cianjur Gerebek Depot Miras, Berawal dari Curiga Kemudian Diintai

Tak berkutik karena terdapat barang bukti, dua orang penjual minuman keras oplosan tersebut langsung digelandang polisi dari tempat mereka berjualan

Tribun Jabar/ Ferri Amiril
Kapolsek Warungkondang Kompol Surachman membongkar praktek penjualan minuman keras di Kabupaten Cianjur 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Kapolsek Warungkondang Kompol Surachman mencurigai aktivitas di sebuah depot dan diduga menjual minuman keras, di Kampung Cipadang, Desa Bangbayang, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur.

Ia lalu mengintai langsung depot tersebut dan melihat dari jauh. Ia menemukan beberapa aktivitas yang mencurigakan.

Kapolsek sempat menahan diri beberapa saat sebelum ia memastikan bahwa yang dijual dari depot tersebut minuman keras. Setelah memastikan dan mendengarkan keterangan dari pembeli, Kapolsek bersama jajaran langsung mendatangi dua orang yang berada di depot tersebut.

Tak berkutik karena terdapat barang bukti, dua orang penjual minuman keras oplosan tersebut langsung digelandang polisi dari tempat mereka berjualan Selasa (23/3/2021) malam.

Selain menangkap kedua penjual, polisi menyita 16 kantong minuman keras oplosan.

Kapolsek mengatakan, penggerebekan kios penjual miras sebagai tindak lanjut dari laporan tokoh masyarakat dan para ulama.

"Mereka cukup resah dengan adanya kios yang jualan minuman oplosan itu," kata Kapolsek, Rabu (24/3/2021) di Mapolsek Warungkondang.

Baca juga: VIDEO Diduga Terlibat Penipuan, Camat di Sukabumi Diamankan Polisi, Korban Tertipu Rp 1,2 Miliar

Kapolsek mengatakan saat dilakukan pengintaian ia melihat gerak gerik yang mencurigakan di salahsatu kios itu.

"Saat saya dekati di kios itu ada yang membeli minuman keras oplosan," ujarnya.

Berawal dari kecurigaan itu Kapolsek lalu menghampiri kios tersebut hingga melakukan penggeledahan.

"Saat saya hampiri, kedua pemuda itu sedang mabuk, dan saat digeledah di kios tersebut ditemukan 16 kantong minuman keras oplosan," katanya.

Kapolsek mengatakan, dua orang pedagang miras oplosan tersebut diancam dengan pasal 142 ayat 1 UU Pangan dan pasal 204 KUHP ayat 1 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Baca juga: Penjelasan Mengenai Tilang Elektronik, Bagaimana Mekanismenya serta Cara Kerjanya

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved