Breaking News:

Sejumlah Warga Rusak 8.012 Pohon Teh di Cikajang Garut, Ada Provokasi Lahan Bisa Dipakai Bertani

Sejumlah warga merusak 8.012 pohon teh di lahan milik PTPN VIII Papandayan, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Ichsan
istimewa
Sejumlah Warga Rusak 8.012 Pohon Teh di Cikajang Garut, Ada Provokasi Lahan Bisa Dipakai Bertani 

Laporan Kontributor Tribujabar.id, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Sejumlah warga merusak 8.012 pohon teh di lahan milik PTPN VIII Papandayan, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Minggu (21/3/2021) siang.

Kapolsek Cikajang AKP Amat Rahmat mengatakan pengrusakan ribuan pohon teh tersebut berawal dari provokasi dari beberapa orang warga.

"Ada yang memprovokasi bahwa tanah perkebunan milik negara bisa menjadi milik masyarakat, tujuannya untuk bisa dipergunakan bertani," katanya, Senin (22/03/2021).

Peristiwa pengrusakan tersebut mengakibatkan ribuan pohon teh produktif yang berada di Kebun Avdeling Cisaruni Blok Cikandang Satu rusak berat.

Baca juga: Ada Konflik di Antara Pemain Sinetron Ikatan Cinta, Arya Saloka Pamer Rating, Amanda Manopo Jenuh

Pengrusakan itu melibatkan 67 orang yang berasal dari dua desa dari Cikajang dan Cisurupan.

"Pengrusakan dipotong menggunakan gergaji dan golok," kata Amat.

Setelah peristiwa tersebut Kapolsek Cikajang AKP Amat Rahmat melakukan mediasi antara warga dan pihak perkebunan di Aula Desa Cikandang.

Dalam mediasi itu diketahui alasan sejumlah warga merusak perkebunan teh salah satunya keinginan untuk bertani namun tidak memiliki lahan.

Dari mediasi tersebut tidak membuahkan hasil sehingga Kapolsek Cikajang menyarankan kedua pihak menempuh jalur hukum.

Baca juga: Aprilia Menjadi Lelaki Sejati, Saat Sekolah Galau karena Urusan Cinta, Bergumul dengan Identitas

Asisten Avdeling Cisaruni, Syaeful mengatakan pihaknya akan menempuh jalur hukum dengan segera membuat laporan ke kepolisian.

Menurutnya pohon teh yang dirusak warga berjumlah 8.012 pohon.

"Untuk kerugian ada sekitar 8.012 pohon teh yang dirusak di beberapa titik di lahan sekitar dua hektare," ucapnya

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved