Breaking News:

Turki Beri Dukungan kepada Indonesia yang Dipaksa Mundur dari All England 2021: Kehilangan Arti

Turki melalui Federasi Bulu Tangkis Turki (TBF) turut berkomentar mengenai Indonesia dipaksa mundur dari All England 2021.

insider sport
All England 2021. Indonesia mendapat dukungan Turki setelah dipaksa mundur dari All England. 

TRIBUNJABAR - Turki melalui Federasi Bulu Tangkis Turki (TBF) turut berkomentar mengenai Indonesia dipaksa mundur dari All England 2021.

Kontingen Indonesia bukan cuma dipaksa mundur tetapi juga mendapat perlakuan diskriminatif di All England 2021.

Anggota kontingen yang berada di venue diusir oleh panitia lokal.

Berdasarkan pengakuan para pemain, personel tim dilarang naik bus dan lift menuju kamar mereka di hotel karena takut penularan.

"Kami syokk, itu sudah pasti," tutur Marcus Gideon kepada salah satu televisi berita nasional.

"Ada yang baru kelar main langsung diusir. Sudah gitu tak boleh naik bus dan tak boleh naik lift, katanya takut close contact atau bagaimana."

"Kami disuruh berjalan kaki dari hall dan mereka yang mendapat notifikasi juga tak boleh naik lift. Mereka akhirnya naik tangga menuju kamar hotel."

Belum lagi, Marcus menambahkan bahwa panitia "seperti lepas tangan dan tak bisa berbuat apa-apa".

Baca juga: KSAD Andika Ungkap Kondisi Kakak Aprilio Ternyata Lebih Serius, Perlu Dua Kali Corrective Surgery

Baca juga: Aurel Sangat Banggakan Keberadaan Ashanty, Ngaku Hidupnya Sempat Kehilangan Arah, Saat Ditinggal KD?

Perlakuan diskriminatif ini tentu saja sangat disayangkan mengingat status All England sebagai Super 1000 dan juga sejarahnya sebagai turnamen bulu tangkis tertua di dunia.

Terkait polemik di Birmingham, Inggris, tersebut Federasi Bulu Tangkis Turki pun mengucapkan dukungannya kepada tim bulu tangkis Indoensia.

Wakil Turki, Neslihan Yigit, pun bernasib serupa di mana ia harus mengundurkan diri dari turnamen setelah berada satu penerbangan Istanbul-Birmingham dengan tim Merah Putih.

TBF menyampaikan penyesalan mendalam atas penerapan paksa isolasi mandiri 10 hari bagi timnas Indonesia meskipun timnas sudah menjalani dua kali vaksin Covid-19 sebelum keberangkatan dan sudah menjalani tes usap yang menunjukkan hasil negatif.

Hal ini disampaikan oleh Ketua TBF, Murat Ozmekik, pada Jumat (19/3/2021) seperti tertera dalam rilis yang diterima Kompas.com dari KBRI Ankara, Turki.

“Kami sangat bisa memahami kekecewaan para pemain dan pendukung di seluruh dunia. Kami harapkan situasi serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari," ujar Murat Özmekik dalam pernyataan yang disampaikan langsung kepada Duta Besar RI untuk Turki, Lalu Muhamad Iqbal, dan Ketua PBSI, Agung Firman.

Secara khusus, TBF menyampaikan penyesalannya atas apa yang menimpa timnas Indonesia.

Baca juga: LINK Live Streaming Celta Vigo Menjamu Real Madrid, Tim Tamu Tanpa Hazard dan Sergio Ramos

“Ketua TBF menyampaikan dukungannya kepada timnas tersebut kepada saya secara tertulis maupun langsung. Turki menjadikan Indonesia kiblat bulu tangkis mereka selama ini”, ujar ujar Dubes Lalu Muhamad Iqbal, menjelaskan komunikasinya dengan Ketua Federasi Bulutangkis Turki.

"Menurut mereka, turnamen sekelas All England kehilangan arti pentingnya tanpa kehadiran tim sekelas timnas Indonesia." (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Federasi Badminton Turki: All England Kehilangan Arti Tanpa Indonesia", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/badminton/read/2021/03/20/13480948/federasi-badminton-turki-all-england-kehilangan-arti-tanpa-indonesia?page=all#page2.

Editor: Giri
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved