Breaking News:

Pembayaran Pajak dan Retribusi Melalui Transaksi Digital Dongkrak Kenaikan PAD Jabar,

Transaksi Digital salah satunya pembayaran pajak dan retribusi dapat mendongkrak kenaikan PAD Jabar

Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Siti Fatimah
Kepala Perwakilan BI Jawa Barat, Herawanto pada acara jumpa pers di Kantor Bank Indonesia Jawa Barat, Kamis (18/3/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Keputusan Presiden No.3 Tahun 2021 tentang Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah baru dibuat untuk mempercepat implementasi  digitalisasi transaksi keuangan daerah.

Implementasi dari Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) yaitu dengan cara digitalisasi pembayaran di lingkungan transaksi keuangan pemerintah daerah, salah satunya dalam melakukan transaksi pembayaran pajak dan retribusi.

Digitalisasi di bidang sistem pembayaran di lingkungan pemerintah daerah ini bersifat kritikal karena menjadi bagian awal dari langkah-langkah untuk mempercepat dan memperluas digitalisasi perekonomian di daerah. 

Baca juga: Kebijakan Pemerintah dan Startegi Tepat Dorong Pemulihan Ekonomi Di Tengah Pandemi

Melalui Rapat Koordinasi yang digelar virtual, seluruh pemerintah daerah di Jawa Barat di lakukan untuk memperkuat komitmen pemangku kepentingan. 

Mengambil tema "Digitalisasi Transaksi Pendapatan Daerah dalam rangka Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Terwujudnya Visi Provinsi Digital di Jawa Barat", sebagai upaya mewujudkan visi Jawa Barat menjadi Provinsi Digital terdepan di Indonesia. 

Kepala Perwakilan BI Jawa Barat, Herawanto mengatakan perkembangan implementasi ETPD di sisi pengeluaran telah mencapai 100% untuk seluruh 28 Pemerintah Kabupaten/Kota (termasuk Pemprov. Jawa Barat). 

Baca juga: Cara Praktis Mencegah Bisnis UMKM dari Keterpurukan

"Dalam pengelolaan pengeluarannya, seluruh pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Barat telah mengimplementasikan transaksi pengeluaran melalui Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online dan juga telah menerapkan payroll non tunai untuk BUMD," ujarnya saat jumpa pers di Kantor Bank Indonesia Jawa Barat, Kamis (18/3/2021).

Sementara itu, dari sisi pendapatan yakni pajak dan retribusi daerah, Herawanto mengatakan seluruh daerah/kota telah melakukan elektronifikasi, namun masih terbatas sesuai dengan kesiapan dan kebutuhan masing-masing daerah. 

"Secara rata-rata persentase implementasi penerimaan Kabupaten/Kota (termasuk Pemprov) di Jawa Barat adalah 76%, yang terdiri atas Pajak sebesar 96% dan Retribusi 56%," ujarnya.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Siap Hadapi Tantangan Pengelolaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Implementasi elektronifikasi atau digitalisasi pembayaran ini dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Jawa Barat sekitar 11-14%. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved