Breaking News:

Vaksinasi Covid 19

Hery Antasari Positif Covid-19: Sopir Bus Antarkota Harus Jadi Sasaran Prioritas Vaksinasi

Sopir angkutan umum, apalagi sopir bus antarkota dan antarprovinsi, wajib divaksin Covid-19 demi keselamatan penumpang terhindar dari Covid-19.

Penulis: Tiah SM | Editor: Hermawan Aksan
TRIBUN JABAR/NAZMI ABDURRAHMAN
KEPALA Dishub Jabar, Hery Antasari, mengatakan, pihaknya sudah meminta para pengusaha angkutan untuk mendata sopir dan kondektur untuk daftar vaksin Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sopir angkutan umum, apalagi sopir bus antarkota dan antarprovinsi, wajib divaksin Covid-19 demi keselamatan penumpang terhindar dari Covid-19.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Hery Antasari, mengatakan, pihaknya sudah meminta para pengusaha angkutan untuk mendata sopir dan kondektur untuk daftar vaksin Covid-19.

"Demi kesehatan semua, selain harus menjalankan protokol kesehatan juga harus divaksin Covid-19 walau belum jaminan kebal virus," ujar Hery melalui sambungan telepon, Jumat (19/3/2021).

Baca juga: Rumah Terbakar saat Ditinggal Keluar, Pemilik Sempat Ikut Padamkan Api dengan Ember

Baca juga: Petani Purwakarta Tolak Impor Beras, Baru Wacana Saja Harga Gabah Petani Sudah Nyungsep

Hery mengatakan, sopir dan petugas Dishub harus menjadi prioritas sasaran vaksin Covid-19 karena selalu berhubungan dengan masyatakat.

Menurut Hery, berhubung vaksin masih terbatas, belum seluruh petugas Dishub dan sopir disuntik vaksin.

"Petugas Dishub Jabar baru 350 orang yang divaksin Covid-19, jumlahnya ada 700 sehingga yang lain menunggu giliran," ujar Hery yang kini dirawat di Rumah Sakit Advent.

Menurut Hery, ia baru dirawat dua hari setelah dinyatakan positif Covid-19, padahal sudah disuntik vaksin 15 hari lalu.

"Saat akan disuntik vaksin kedua, saya malah terpapar Covid, batuk, pilek, dan hilang daya penciuman," ujar Hery.

Hery mengaku selalu menjaga protokol kesehatan sehingga tidak tahu terpapar dari mana.

Menurut Hery, sejak adanya Covid-19, sudah ada 43 anggota Dishub yang terpapar Covid sehingga di setiap saat harus waspada.

"Saya minta kepada anggota Dishub agar memperketat protokol kesehatan dan melakukan 5 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi aktivitas," ujar Hery.

Hery mengatakan Covid masih ada dan kasus positif masih tinggi sehingga jajarannya masih memberlakukan protokol kesehatan.

"Jumlah penumpang dibatasi, setiap penumpang diperiksa suhu tubuh dan masih menggelar swab untuk sopir dan penumpang," ujar Hery. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved