Breaking News:

Puluhan Orang di Daerah Ini Dipasung Keluarganya, Dianggap Gangguan Jiwa, Dinkes Lakukan Hal Ini

Jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Garut mencapai 2.292 orang dan puluhan dalam kondisi dipasung keluarganya

Dinas Kesehatan Kabupaten Garut mengevakuasi puluhan ODGJ untuk dirawat di RSJ Marjoeki MahdiKota Bogor, ada pasien yang datang dalam keadaan terpasung. (25/02/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Garut mencapai 2.292 orang dan masih terdapat kasus pemasungan terhadap ODGJ.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa (PTM Keswa) Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Ajat Sudrajat. 

Ajat mengatakan berdasarkan data Provinsi Jawa Barat, saat  ini jumlah warga Garut yang mengalami gangguan jiwa mencapai 0,14 persen.

Baca juga: Pemuda di Karawang Tewas Bersimbah Darah, Dada Kiri Ditembus Peluru Dari Senjata Rakitan

"Jika diangkakan ada 2.292 orang Garut yang menderita gangguan jiwa, hal tersebut meliputi ODGJ berat, sedang dan ringan, termasuk dalam pemasungan," katanya, Selasa (16/03/2021).

Jumlah ODGJ di Garut mencapai 2.292 orang, dari jumlah tersebut baru 1.927 yang sudah terlayani sementara 376 orang belum terlayani.

Ajat menjelaskan dari hasil pendataan penyumbang ODGJ terbanyak di wilayah Garut adalah dari daerah Garut Utara.

Bahkan dari hasil penelurusan ke berbagai daerah, pihaknya masih menemukan ODGJ yang dalam keadaan terpasung dengan jumlah 58 kasus pemasungan.

Baca juga: Masih Remaja, Perempuan Ini Sudah Jual PSK di Bawah Umur, Pasang Tarif Rp 2 Juta Sekali Kencan

"Penyisiran terus kami lakukan untuk mencari ODGJ agar mereka bisa mendapatkan pengobatan atau rehabilitasi di RSJ. Tak jarang juga kami menemukan ODGJ yang dipasung," ucapnya.

Ke 58 ODGJ yang dipasung tersebut kini sedang menjalani pemulihan di RSJ Marzoeki Mahdi Bogor.

"Dari 58 orang itu, 33 diantaranya sedang dalam tahap pasca pemulihan, sementara yang 25 oang saat ini sudah siap dipulangkan karena kondisinya sudah membaik," ucapnya.

Baca juga: Real Madrid vs Atalanta, Liga Champions, El Real Lolos ke Delapan Besar, Karim Benzema Cetak Gol

Lebih jauh Ajat menjelaskan ODGJ yang dipasung rata-rata kondisinya tergolong dalam ODGJ berat yang biasanya sering melakukan penyerangan terhadap orang lain dan perusakan sehingga mereka terpaksa dipasung.

"Untuk mencegah terjadinya pemasungan terhadap ODGJ, kami terus melakukan penyisiran terutama ke daerah-daerah yang tergolong rawan dan banyak kasus ODGJ-nya. Kami upayakan agar tidak ada lagi kasus pemasungan terhadap ODGJ," katanya.

Penulis: Sidqi Al Ghifari
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved