Breaking News:

Ini Cara Sofyan Lewati Persalinan Bebas Biaya

Seluruh biaya-biaya administrasi dan tagihan ditanggung oleh BPJS Kesehatan baik biaya operasi dan perawatan serta obat-obatnya

Istimewa

TRIBUNJABAR.ID  Soreang – Sejak Program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan pada tahun 2014, banyak masyarakat telah merasakan manfaat dan keuntungannya sebagai peserta JKN-KIS. Salah satunya adalah Sofyan Budiarto (29), yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) dari kantornya bekerja.

Saat ditemui di kediamannya, dirinya tak sungkan menceritakan salah satu manfaat dan keuntungan yang telah ia dapatkan yaitu ia merasa aman dan tidak khawatir ketika istrinya melahirkan anak pertamanya.

“Saya merasakan manfaat dan keuntungan dari Program JKN-KIS ini, yaitu pada saat istri melahirkan anak pertama kami. Kebetulan istri saya sudah waktunya untuk melakukan persalinan, saat itu istri saya diharuskan untuk mendapat tindakan khusus dengan operasi caesar. Alhamdulilah operasi yang dilakukan pada istri saya berjalan dengan lancar," ucap Sofyan, Jumat (26/03).

Kebahagian Sofyan bertambah karena saat ia dikonfirmasi oleh pihak rumah sakit bahwa ia tidak harus mengeluarkan biaya untuk membayar proses persalinan sang istri. Dengan dirinya terdaftar menjadi peserta JKN-KIS, seluruh biaya persalinan sang istri seluruhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

"Seluruh biaya-biaya administrasi dan tagihan ditanggung oleh BPJS Kesehatan baik biaya operasi dan perawatan serta obat-obatnya. Saya tidak bisa membayangkan apabila tidak menjadi peserta Program JKN-KIS, mungkin saya harus mengeluarkan uang sekitar Rp15.000.000 bahkan lebih dari itu,” ujar Sofyan.

Menurut Sofyan, dirinya sangat bersyukur atas adanya Program JKN-KIS tersebut, karena banyak manfaat yang diperolehnya. Ia tidak merasa perlu memikirkan biaya-biaya yang ditimbulkan apabila mendapat pelayanan kesehatan baik di puskesmas atau rumah sakit, cukup membayar biaya iuran wajib kepada BPJS Kesehatan yang otomatis dipotong dari gajinya setiap bulan.

“Saya sangat berterimakasih pada BPJS Kesehatan dan Pemerintah dengan adanya Program JKN-KIS ini bisa menyelamatkan anak saya bisa lahir dikehidupan ini dan istri saya. Setelah ini, mungkin saya akan segera mengurus kepesertaan anak saya menjadi peserta JKN-KIS,” tambah Sofyan.

Sebelum mengakhiri perbincangan, Sofyan mengajak seluruh masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta Program JKN-KIS untuk segera mendaftar. Berdasarkan pengalaman yang ia alami sendiri, Program JKN-KIS sangat membantu dalam mengakses pelayanan kesehatan.

Editor: bisnistribunjabar
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved