Breaking News:

12 Daerah di Jabar Ini Miliki Kasus Aktif Covid-19 Signifikan, Pemprov Terjunkan 500 Pasukan Khusus

Tercatat 12 daerah di Jabar yang memiliki kasus aktif COVID-19 cukup signifikan untuk itu Pemprov mengirimkan 500 pasukan khusus Nakes Puspa

Tribun Jabar/ Muhamad Syarif Abdussalam
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melepas 500 tenaga kesehatan untuk mengimplementasikan program Nakes Puspa di 12 daerah di Jabar yang memiliki kasus aktif COVID-19 cukup signifikan, secara virtual dari Gedung Sate Bandung, Selasa (16/3).

Puspa merupakan program penguatan Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan terdekat dengan masyarakat dan menjadi simpul penanganan COVID-19.

Program Puspa yang telah dilaunching di Puskesmas Cikarang, Bekasi pada 1 Februari 2021 lalu, menjadikan Puskesmas sebagai pusat pencarian dan penelusuran, pemantauan dan penanganan kasus COVID-19, pusat informasi dan data berkualitas, serta penggerak kolaborasi.

Baca juga: Sebaran Zona Merah di Indramayu Membaik, Kini Tersisa Tinggal 12 Kecamatan dengan Risiko Tinggi

"Kami mengirim 500 komando pasukan khusus yang akan ditempatkan di puskesmas terpilih yang memiliki perjuangan berat dalam penanganan COVID-19," kata Gubernur.

Ke-500 orang ini dikirim ke-12 daerah di Jabar yang memiliki kasus aktif COVID-19 cukup signifikan, yakni Kota Bekasi, Depok, Bandung, Cimahi dan Bogor. Lalu Kabupaten Bekasi, Bogor, Karawang, Bandung, Tasikmalaya, Sumedang dan Kabupaten Bandung Barat.

Total Puskesmas terpilih di 12 daerah tersebut sebanyak 100 puskesmas, dengan masing-masingnya diisi lima orang tenaga baru ini.

Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil mengatakan, dari hasil kajian WHO tempat yang paling efektif menangani COVID-19 adalah di puskesmas yang selama ini perannya kurang optimal.

"Kita meyakini dari hasil kajianya bahwa kalau mau efektif menangani COVID-19 ada satu yang saat ini kurang optimal yaitu di Puskesmas," katanya.

Baca juga: Robert Ingin Pemain Asing Asia Bergabung di Persib, Disebut Pemegang Paspor Jepang, Ini Bocorannya

Untuk itu, Dinas Kesehatan Provinsi Jabar menyeleksi 6.900 orang yang kemudian terpilih 500 orang terbaik.

Mereka dilatih selama 3 minggu untuk berjuang di puskesmas selama enam bulan ke depan.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved