Breaking News:

Tim Pasangan Nu Pasti Sabilulungan Siap Menerima Apa Pun yang Diputuskan MK soal Pilkada Bandung

Pilkada Kabupaten Bandung menjadi sorotan hingga kini. Belum ada pemenang secara sah karena sengketa sedang bergulir Mahkamah Konstitusi (MK).

Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Ketua DPD Golkar Kabupaten Bandung, Sugianto 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pilkada Kabupaten Bandung menjadi sorotan hingga kini. Belum ada pemenang secara sah karena sengketa sedang bergulir Mahkamah Konstitusi (MK).

Pasangan nomor urut 1, Kurnia Agustina-Usman Sayogi, menggugat KPU dalam penyelenggaraan Pilkada Bandung.

Ketua DPD Golkar Kabupaten Bandung, Sugianto, mengungkapkan, pihaknya selalu mencermati setiap perkembangan pasca-pelaksanaan pilkada di wilayah Kabupaten Bandung.

Golkar merupakan partai pendukung pasangan Kurnia Agustina-Usman Sayogi.

"Sudah diketahui oleh publik bahwa kita sedang mengikuti perkembangan persidangan di MK dan bukan hanya saja di MK tapi di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Terus juga di ombudsman termasuk juga di PTUN," ujar Sugianto, di Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (15/3/2021).

Sugianto mengungkapkan, maksud dan tujuannya, tiada lain bagaimana memberikan sebuah pendidikan politik kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bandung tentu juga secara nasional.

Baca juga: Sedang Viral di Indramayu, Kang Tono Cari Jodoh di Medsos, Sekejap Miliki Banyak Fan Beri Dukungan 

Baca juga: WAWANCARA Eksklusif Pak Uu, Jalan Terus Meski Perda Pesantren Sempat Ditolak Mendagri

"Proses Pilkada Kabupaten Bandung ini sangat menarik, menjadi bahan perhatian semua pihak. Jangankan bagi masyarakat, bagi kami pun ini sebuah pendidikan politik yang sangat luar biasa. Kalau dalam istilah hukum ini adalah yurisprudensi, bagaimana kita melakukan edukasi di dalam proses pilkada di wilayah Kabupaten Bandung," kata Sugianto.

Sugianto mengungkapkan, dari pasangan calon nomor 1 sangat menghormati terhadap proses yang dilakukan di MK, khususnya.

"Sehingga mudah-mudahan pada saatnya yang direncanakan tanggal 19 sampai 24 Maret ini, menunggu keputusan dari Mahkamah Konstitusi. Tentunya bagi kami, apa pun keputusan ini adalah sesuatu yang terbaik," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved