Mau Bikin Even atau Konser Musik Saat Pandemi di Kota Bandung ? Ini Prosedur yang Harus Ditempuh
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Dewi Kenny Kaniasari meminta
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari meminta setiap penyelenggara yang akan membuat even atau konser musik mengirimkan surat permohonan ke Satgas Covid-19.
Prosedur pengajuannya, kata dia, sama seperti saat akan pembukaan sektor ekonomi lain seperti Mall, cafe dan tempat hiburan.
"Prosedurnya sama saja, surat permohonan ke satgas melalui ketua harian, nanti tembusan saja ke sekretaris Satgas dan Disbudpar. Nanti dari situ kita akan lakukan survei ke lapangan, karena kita harus simulasi dulu," ujar Dewi saat dihubungi, Minggu (15/3/2021).
Setelah simulasi, kata dia, pihaknya akan melaporkan hasilnya ke ketua harian satgas berupa rekomendasi teknis.
"Dari situ, kalau disetujui baru keluar surat persetujuan kegiatan tersebut. Nah, surat persetujuan yang menjadi izin operasional kegiatan tersebut. Jadi, bukan rekomendasi dari saya tapi surat persetujuan dari satgas," katanya.
Baca juga: Jalan Menuju Pantai Sayang Heulang Ambles, Wisatawan Diminta Tempuh Jalur Alternatif
Sejauh ini, kata dia, untuk konser musik belum ada yang mengajukan. Sedangkan event fashion show dan exabition sudah ada beberapa yang digelar.
"Sudah ada beberapa, termasuk yang kemarin yang di Trans Stadioall ada fashion show, 30 persen dari kapasitas ruangan baik indoor dan outdoor," katanya.
Selain itu, kata dia, penyelenggara harus membentuk tim Satgas masing-masing untuk memastikan protokol kesehatannya berjalan selama acara berlangsung.
"Kita sangat menyarankan ada Satgasnya, monitoringnya juga kita lakukan," ucapnya.
Menurut Kenny, pemberian izin operasional untuk event dan konser musik ini menjadi salah satu upaya dalam membangkitkan ekonomi disektor pariwisata di tengah pandemi Covid-19.
"Salah satu kekuatan pariwisata Bandung kan selain kuliner itu berupa atraksi dan even, musik, terutama ekonomi kreatif. Kemarin dari fashion show saja multiplayer efeknya cukup besar melibatkan banyak sektor," katanya.
Baca juga: Pikap Hantam Truk di Jalur Pantura Cirebon, Ringsek Tak Berbentuk, Ini Kondisi Sopir dan Penumpang
Ia berharap, dengan keluarnya izin operasional untuk even dan konser musik, jangan sampai menjadi klaster penyebaran Covid-19.
"Sampai saat itu tidak ada (klaster pariwisata) dan harus dipertahankan, harus disiplin dalam protokol kesehatannya," ucapnya.