Breaking News:

Fakta Baru Penyebab Kecelakaan Bus Maut di Tanjakan Cae, Ban Kanan Belakang Gak Bisa Direm

Polisi mengungkap fakta baru terkait penyebab kecelakaan bus pariwisata Sri Padma Kencana di Jalan Raya Wado-Malangbong

Tribunjabar.id/Hilman Kamaludin
Fakta Baru Penyebab Kecelakaan Bus Maut di Tanjakan Cae, Ban Kanan Belakang Gak Bisa Direm 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Polisi mengungkap fakta baru terkait penyebab kecelakaan bus pariwisata Sri Padma Kencana di Tanjakan Cae Jalan Raya Wado-Malangbong, Dusun Cilangkap, RT 01/06, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang.

Untuk mengungkap penyebab kecelakaan bus yang menelan 29 penumpang meninggal dunia itu, aparat kepolisian sudah beberapa kali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa bangkai bus dan melakukan gelar perkara.

Kasatlantas Polres Sumedang, AKP Eryda Kusumah, mengatakan, khusus untuk pemeriksaan kelaikan bus, pihaknya sudah melibatkan saksi ahli dan hasilnya ditemukan ada gagalnya fungsi pengereman dalam kecelakaan tersebut.

"Saya ulangi, ada gagalnya fungsi pengereman pada ban sebelah kanan bagian belakang. Untuk ban-ban yang lain berfungsi dengan baik," ujarnya saat ditemui di Unit Laka Lantas Polres Sumedang, Senin (15/3/2021).

Baca juga: Polisi Masih Memburu Anggota Geng Motor yang Merusak Rumah Warga di Palabuhanratu Sukabumi

Eryda menegaskan, terkait gagalnya fungsi pengereman yang menjadi penyebab kecelakaan bus tersebut, sudah diperkuat dengan keterangan ahli dari Agen Tunggal Pemilik Merk (ATPM).

Bahkan, kata Eryda, penyebab kecelakaan itu juga diperkuat lagi oleh petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang yang turut memeriksa kelaikan bus yang mengangkut romobongan SMP IT Al Muawanah Cisalak, Kabupaten Subang tersebut.

"Hari ini, kami melaksanakan gelar perkara dengan penyidik laka. Jadi hasil gelar perkara ini kita gabungkan, baik dari saksi TKP, saksi penumpang (selamat), kemudian dari saksi ahli, semua kita gabungkan menjadi satu," kata Eryda.

Atas hal tersebut, kata dia, ada titik temu terkait penyebab kecelakaan bus ini, sehingga untuk tersangka mengarah kepada sopir dan kernet bus yang sudah meninggal dunia.

Baca juga: Warga Jakarta Tewas di Parit Jalan Cipanas Cianjur, Pakai Baju Koko dan Ada Tasbih di Sampingnya

Namun, saat disinggung bakal adanya tersangka lain dalam kasus kecelakaan ini, pihaknya hingga saat ini masih melakukan pendalaman.

"Untuk tersangka lain masih ada kemungkinan, dan semuanya masih kita dalami," ucapnya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved