Breaking News:

Aplikasi PCare Vaksinasi BPJS Kesehatan Bantu Sukseskan Proses Vaksinasi Covid-19

Setelah pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara simbolis oleh Bupati dan Wakil Bupati Bandung pekan lalu, kali ini di tempat yang sama yakni Rumah Sakit

istimewa

TRIBUNAJABAR.ID, SOREANG - Setelah pelaksanaan vaksinasi Covid-19 secara simbolis oleh Bupati dan Wakil Bupati Bandung pekan lalu, kali ini di tempat yang sama yakni Rumah Sakit Unggul Karsa Medika (UKM) kembali melaksanakan penyuntikan vaksin Covid-19 bagi beberapa tokoh masyarakat yang memenuhi kriteria di Kabupaten Bandung, Senin (18/01).

“Dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini, BPJS Kesehatan terus memantau untuk memastikan aplikasi P-Care Vaksinasi dapat berjalan dengan baik dan dapat memberikan kemudahan saat pelaksanaannya,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Soreang, Heni Riswanti.

Ia menambahkan pihaknya akan terus memberikan keluasan akses bagi pemerintah yang ingin menjalankan proses vaksinasi melalui aplikasi PCare Vaksinasi. Nantinya, aplikasi P-Care Vaksinasi akan mendukung proses registrasi sasaran penerima vaksin, screening status kesehatan serta mencatat dan melaporkan hasil pelayanan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh petugas rumah sakit.

“Jadi sebelum pelaksanaan vaksinasi ini, kami terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung dan rumah sakit dalam menyosialisasikan aplikasi P-Care Vaksinasi, serta sudah dilakukan simulasi,” tambah Heni.

Sesuai dengan strategi yang ditetapkan Pemerintah, pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 dikelola secara elektronik melalui Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Covid-19. P-Care Vaksinasi yang digunakan sebagai pencatatan dan pelaporan di FKTP pada saat pelayanan vaksinasi Covid-19 telah diintegrasikan dengan Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Covid-19.

Di kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Grace Mediana Purnami menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan vaksinasi Covid-19. Ia mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.

“Pelaksanaan vaksinasi didahului dengan pemberian vaksin kepada  tokoh serta unsur pejabat publik yang memenuhi kriteria dan akan dilanjutkan pemberian vaksin kepada Nakes menjadi prioritas utama vaksinasi karena dinilai penting agar mereka kebal dari Covid-19. Mengingat tugas mereka sebagai garda terdepan rentan terpapar Covid-19,” ucap Grace.

Berdasarkan surat Dirjen P2P Kemenkes nomor: SR/02.03/II/80/2021 tentang distribusi vaksin dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, untuk tahap kedua akan dilaksanakan bulan Februari sampai dengan Maret 2021. Pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Bandung dilakukan oleh 80 Faskes diantaranya 3 RSUD, 7 RS Swasta, 8 Klinik serta 62 Puskesmas.

Kepada masyarakat, Grace mengajak untuk bersama-sama menyukseskan program vaksinasi Covid-19 ini,  karena ini merupakan upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Grace juga mengimbau agar masyarakat tidak takut untuk divaksinasi karena Vaksin Covid-19 ini telah dinyatakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Suci dan Halal merujuk pada hasil penelitian Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Editor: bisnistribunjabar
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved