Semenit Sekali Pengamen Datang Silih Berganti, Warga yang Bersantap di Kulcim Indramayu Resah
Pengunjung di Kuliner Cimanuk (Kulcim) Indramayu resah karena banyaknya pengamen, anak jalanan, dan pengemis.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Handhika Rahman
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Pengunjung di Kuliner Cimanuk (Kulcim) Indramayu resah karena banyaknya pengamen, anak jalanan, dan pengemis.
Salah satunya dialami, Dedez Anggara (36) warga Desa Pabean Udik Indramayu.
Niat ingin mengisi akhir pekan dengan bersantai di pusat jajanan di Kabupaten Indramayu itu, ia justru malah diganggu oleh para pengamen yang silih berganti setiap beberapa menit sekali.
"Resah Mas, hampir setiap satu menit sekali mungkin, datang lagi, datang lagi," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (14/3/2021).
Baca juga: Hingga Kini Pemkot Sukabumi Belum Tentukan Jadwal Belajar Tatap Muka, Tunggu Instruksi Pusat
Selama duduk di bangku salah satu warung selama kurang lebih satu jam, ia mengaku sudah menghabiskan uang sebanyak 20 ribu.
"Padahal mah jajannya tidak lebih dari Rp 10 ribu," ujarnya.
Ia berharap, pihak terkait seperti Satpol PP dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Indramayu bisa memberikan edukasi kepada agar pengamen dan anak jalanan itu tidak meresahkan pelanggan yang datang.
"Satpol PP dan Dinsos harusnya bisa bertindak tegas, jangan sampai pengunjung resah dan tidak mau ke sini lagi," ujarnya.
Baca juga: Warga Temukan Tulang Belulang di Cikidang Sukabumi, Diduga Jasad Kasinem yang Tewas Dibunuh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/semenit-sekali-pengamen-datang-silih-berganti-warga-yang-bersantap-di-kulcim-indramayu-resah.jpg)