Breaking News:

Tinjau Pasien Covid-19 dari Klaster Senam Aerobik, Wabup Tasikmalaya Sebut Mereka Ceria

Wakil Bupati (Wabup) Tasikmalaya, Deni Sagara, meninjau lokasi isolasi Asrama Haji yang dihuni puluhan

tribunjabar/firman suryaman
47 Orang Positif Covid-19 dari Klaster Senam Aerobik di Puspahiang Tasikmalaya, Diboyong Ambulans . Tinjau Pasien Covid-19 dari Klaster Senam Aerobik, Wabup Tasikmalaya Sebut Mereka Ceria 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Wakil Bupati (Wabup) Tasikmalaya, Deni Sagara, meninjau lokasi isolasi Asrama Haji yang dihuni puluhan pasien Covid-19 klaster senam aerobik, Sabtu (13/3).

"Walau saya melihat dari kejauhan, mereka terlihat ceria sambil bersenda gurau sedang berolah raga senam," kata Deni Sagara .

Menurut Deni sikap positif seperti itu membantu mempercepat proses penyembuhan.

"Karenanya saya berharap dalam beberapa hari ke depan sudah ada yang diperbolehkan pulang," ujar Deni.

Namun begitu mereka tetap melanjutkan isolasi mandiri untuk lebih memastikan kondisi kesehatannya.

Baca juga: Kerap Ditolak Wanita, Pria Tinggi 60 Cm Ini Minta Bantu Polisi Cari Jodoh, oleh Polisi Ditolak Juga

Menurut Deni, sekitar 44 pasien Covid-19 klaster senam aerobik yang diisolasi di Asrama Haji, jika ditotal sudah lebih dari 10 hari menjalani perawatan.

"Jadi beberapa hari ke depan mudah-mudahan sudah ada yang diperbolehkan pulang dan melanjutkan isolasi di rumah untuk kepastian kondisi kesehatannya," kata Deni.

Kasus klaster senam aerobik ini muncul di Kecamatan Puspahiang. Awalnya puluhan pesenam melakukan wisata ke Papandayan Garut, 14 Februari 2021.

Belakangan muncul seorang terkonfirmasi positif, 27 Februari 2021. Kemudian digelar swab test massal peserta massal. Hasilnya 24 positif.

Baca juga: Berada di Daerah Rawan Gempa, Ini 5 Gempa Kembar yang Pernah Terjadi di Indonesia

Satgas Penanganan Covid-19 setempat lalu melakukan tracing dan muncul 48 kontak erat. Hasil swab test terhadap 48 orang itu diketahui 21 terkonformasi positif.

"Kemudian muncul lagi dua kasus, hasil swab test. Jadi jumlahnya sebanyak 47 orang. Namun yang diisolasi 44 orang, sisanya isolasi mandiri karena hampir sembuh," kata Deni

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved