Minggu, 3 Mei 2026

Mitigasi Bencana Longsor di Giriasih KBB, BNPB Tanam 2.250 Bibit Pohon

Dalam upaya mitigasi bencana longsor di KBB, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

Tayang:
Penulis: Wildan Noviansah | Editor: Ichsan
tribunjabar/wildan noviansah
Kepala BNPB, Doni Monardo saat sedang melakukan simbolisasi penanaman pohon dalam acara kegiatan tentatif di Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (12/3/2021) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Wildan Noviansah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Dalam upaya mitigasi bencana longsor di KBB, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan penanaman 2.250 bibit pohon di Desa Giriasih, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (12/3/2021).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mitigasi terkait potensi bencana alam longsor yang tinggi di daerah Desa Giriasih.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, Dani Ramdan mengatakan, penanaman pohon merupakan satu bentuk mitigasi sederhana yang bisa dilakukan masyarakat. 

"Karena kalau misal harus membuat Tembok Penahan Tanah (TPT) itu ranahnya pemerintah. Sedangkan penanaman pohon ini merupakan satu hal kecil sebagai mitigasi bencana yang bisa dilakukan semua kalangan," katanya saat diwawancarai, Jumat (12/3/2021). 

Baca juga: Pak Eko, Guru yang Unggah Jalan Rusak di Cicantayan Sukabumi Masih Trauma dan Ketakutan

Kegiatan di buka dengan proses simbolisasi penanaman pohon oleh kepala BNPB, Doni Monardo dan dilanjut oleh pejabat lainnya mulai dari Kepala BPBD Jawa Barat, hingga Kepala BPBD Bandung Barat. 

Dalam kegiatan tersebut ditanam 2250 bibit yang didatangkan langsung oleh pihak BNPB. Diantaranya tanaman pertiper berjumlah .2.000 bibit dan sisanya bibit tanaman rasamala, ki badak, damar, dan mahoni. 

Dani mengatakan hal ini bertujuan sebagai upaya pencegahan longsor secara alami. Disamping itu, juga untuk membangun kesadaran warga terkait mitigasi bencana dari hal kecil terlebih dahulu. 

Baca juga: Kekerasan terhadap Perempuan di Kota Sukabumi Tahun 2020 Mencapai 204 Kasus

"Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pengganti TPT dan meminimalisir potensi bencana longsor. Semoga dengan adanya kegiatan ini juga bisa membuat warga perduli terhadap lingkungannya, dalam hal ini ditandai dengan penanaman pohon yang akan sangat bermanfaat nantinya." pungkasnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved