Breaking News:

Waduh, Muncul Klaster Covid-19 Wedding Organizer di Bandung Barat, Satu Kampung di Isolasi

Klaster baru penyebaran Covid-19 yakni klaster Wedding Organizer muncul di Bandung Barat hingga berimbas satu kampung di isolasi

Tribun Jabar/ Muhamad Syarif Abdussalam
ilustrasi - Klaster baru penyebaran Covid-19 yakni klaster Wedding Organizer muncul di Bandung Barat hingga berimbas satu kampung di isolasi 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Bandung Barat kembali diguncang Kemunculan klaster baru penyebaran Covid-19, yaitu klaster Wedding Organizer.

Kali ini klaster tersebut terjadi di Kampung Sukalaksana, RT 03 RW 02,Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat

Babinsa Desa Cikahuripan, Serda Mulya Gunawan mengatakan, ditemukan 25 warga yang terkonfirmasi positif. 

Baca juga: Dokter Heran, Baru Pertama Kali Ditemui, Pasien Covid-19 Ini Alami Pembekuan Darah di Alat Kelamin

Dirinya mengatakan kasus berawal dari pemilik WO yang diketahui positif setelah menjalani swab test di puskesmas. 

"Jadi munculnya kasus ini awalnya ketika si pemilik WO ngeluh karena merasa sakit dengan gejala Covid-19. Setelah dilakukan test di puskesmas, dia dinyatakan positif, " katanya saat. 

Mulya mengatakan, menindak lanjutin hal tersebut, pihaknya sudah melakukan tracking kepada 43 orang.

Baca juga: DATA TERKINI Kecelakaan Maut di Sumedang, Korban Tewas Jadi 27, Penumpang Ada 66 Termasuk Balita

Hasilnya, ada total 25 orang yang dinyatakan positif Covid-19

Imbas hal tersebut, Mulya dan pihaknya menyarankan kepada pasien positif untuk melakukan isolasi mandiri di Rumahnya masing-masing.

Selain itu, untuk mencegah pasien keluyuran, pihaknya melakukan isolasi terhadap kampung tersebut. 

Baca juga: VIDEO Detik-detik Bus Masuk Jurang di Sumedang Diungkap Korban Selamat, Ini Kesaksiannya

Salah seorang warga setempat, Fitri mengatakan langkah yang diambil Tim Satgas merupakan alternatif terbaik.

Menilai saat ini di lokasi kejadian, warga tengah khawatir virus akan menyebar.

"Kita sebagai warga disini saat ini ketakutan virus terus menyebar. Langkah yang diambil Satgas tepat menurut saya, karena bisa mencegah mereka dan kita agar tidak keluyuran," katanya saat ditemui, Kamis (11/3/2021)

Baca juga: Keluarga Korban Kecelakaan Maut Berjejer di Jalan Kampung, Ada yang Histeris sampai Pingsan

Fitri dan warga lainnya berharap isolasi berjalan lancar agar tidak ada kasus positif lain yang nantinya akan merugiakan warga setempat. 

"Semoga pihak Satgas melaksanakan isolasi dengan maksimal, supaya kasus positif disini tidak bertambah dan kehidupan bisa berjalan normal kembali."pungkasnya. 

Penulis: Wildan Noviansah
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved