Breaking News:

VIDEO-Kisah Adi Dan Handayani, Jualan Cilok di Alun-Alun Untuk Membantu Biaya Pengobatan Sang Ibu

Kisah Adi Adiansyah bocah 12 tahun penjual cilok keliling di Alun-Alun Subang untuk membantu mencukupi biaya kebutuhan keluarganya

Penulis: Irvan Maulana | Editor: Teguh Kurnia

Bocah tersebut pun mengaku tak malu berjualan cilok, bahkan beberapa teman sekolah Adi sering membeli ciloknya tersebut, "Teman-teman kadang suka beli, aku jualan sama kakak bawa tiga keranjang," katanya.

Adi sendiri mengaku ia bercita-cita membeli sepeda untuk ia pakai berjualan, "Pengen beli sepeda buat jualan, biar gak jauh jalan kaki." pungkasnya.

Baca juga: VIDEO-Kisah Pilu Devi Saputra, Pengidap Tumor Abdomen Asal Pakenjeng Garut, Butuh Sel Darah Putih

Meski masa kecilnya harus susah berjualan Adi mengaku jika dirinya bercita-cita menjadi seorang prajurit, "Aku pengen jadi tentara, disuruh ibu biar jadi orang kuat." katanya.

Masih ditempat yang sama, Handayani sang kakak juga menambahkan mereka berjualan sudah rutin semenjak dua tahun lalu, "Baru dua tahun pas pindah dari Pagaden kesini," kata Handayani.

Usia Handayani yang kini 16 tahun juga masih terbilang belia untuk ikut menanggung biaya hidup keluarganya, Handayani mengatakan keluarga mereka tinggal disebuah kontrakan di belakang rumah sakit PTPN Subang.

VIDEO-Kementerian Kelautan dan Perikanan Mengampanyekan Gemar Makan Ikan, Bisa Cegah Stunting

Kami dulu di Pagaden, sekarang pindah ke PTPN, dulu waktu masih di Pagaden juga tetap jualan," ujar Handayani.

Dijelaskan Handayani, selain berjualan cilok, mereka juga berjualan nasi ketan, "Kalau cilok itu dua ribu satu plastik, kalau nasi ketan seribu," katanya.

Handayani juga mengatakan kondisi keluarganya, dan juga profesi sang ayah, "Kalau ibu di rumah sakit kaki, kalau bapak kerja di TPU tukang gali kubur," papar Handayani.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved