Breaking News:

Nelayan di Pangandaran Keluhkan Tangkapan Ikan Berkurang, Hasil Tangkapan Sedikit, Bercampur Sampah

Tangkapan ikan berkurang, para nelayan di pantai timur Pangandaran mengeluh, hasil tangkapan kebanyakan berisi Sampah.

Tribun Jabar/ Padna
foto nelayan di pantai timur Pangandaran saat menjaring dan memperlihatkan hasil tangkapannya 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Tangkapan ikan berkurang, para nelayan di Pantai Timur Pangandaran mengeluh, hasil tangkapan kebanyakan berisi sampah.

Hal tersebut dibenarkan seorang nelayan di pantai timur Pangandaran, Ujang Sohib Syahbana (28). Ujang mengatakan, saat ini hasil tangkapan ikan tidak menentu, ada sedikit tapi kebanyakan tidak ada.

"Kadang dapat, kadang gak. Tidak tentu sekarang saja bisa dilihat, hasil menjaring dapat ikan sedikit dan bercampur sampah," ujar Ujang saat ditemui Tribunjabar.id disela-sela menata jaringnya, Selasa (9/3/2021).

Ujang menduga, tidak banyak ikan yang ditangkapnya, salah satunya karena faktor cuaca.

Itu pun, lanjutnya, dapatnya selingan, kadang dapat dan kadang tidak.

"Contohnya seperti sekarang ini, hanya satu ikan besar ditambah ikan-ikan yang kecilnya," ucapnya.

Sementara di tempat terpisah, seorang pegawai TPI Minasari Agus mengaku, sepinya para nelayan yang menjual hasil tangkapannya, disebabkan oleh faktor cuaca yang memang saat ini tidak bersahabat.

Baca juga: Cek Posko Terpadu di Kelurahan Nagri Kaler, Kapolda : Kami Optimis Bisa Tekan Penyebaran Covid-19

"Ini sudah dua pekan, keberadaan ikan hasil tangkap laut sepi. Terutama para pemilik kapal kecil memilih rehat dari pada beresiko," kata Agus.

Adapun beberapa nelayan yang masih pergi melaut, lanjutnya, hasil menjaring di tengah laut hanya mendapatkan beberapa kilogram.

Tangkapan ikan sedikit, bila dihitung, justru biaya operasional yang membengkak. Karena jelas, pengeluaran operasional tetap sama seperti biasanya.

"Sudah lebih dari dua pekan ini, dua hari sekali baru bisa bongkar hasil tangkapan," ucapny

Baca juga: Cita Citata Ogah Kembalikan Honor Manggung dari Kemensos Terkait Korupsi Mantan Menteri Sosial

Akibatnya, lanjut Agus, stok keberadaan berbagai jenis ikan hasil tangkap, seperti udang, di TPI Minasari menurun drastis.

"Paling dari dua pekan lebih di TPI, rata rata hanya ada 100 kilo. Sedangkan jika sedang cuaca bagus, per malam paling sedikit mencapai puluhan kwintal bahkan nyampai satu ton," ujarnya.

Penulis: Padna
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved