Breaking News:

Heboh Gadis SMA di Garut Bikin Prank Ngaku Diculik, Akhirnya Mau Diperiksa Polisi

Heboh soal prank gadis SMA yang diculik sepulang mengikuti bimbingan belajar menjadi perhatian Polres Garut.

istimewa
Heboh Gadis SMA di Garut Bikin Prank Ngaku Diculik, Akhirnya Mau Diperiksa Polisi 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Heboh soal prank gadis SMA yang diculik sepulang mengikuti bimbingan belajar menjadi perhatian Polres Garut.

Remaja tersebut adalah Kamilia Rahmah (17) warga Kampung Cibolerang Desa Karangsari Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut.

Kapolres Garut, AKBP Adi Benny Santoso mengatakan pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut.

"Saya sudah perintahkan untuk periksa yang bersangkutan," kata Adi, Selasa (09/03/2021).

Polres Garut menyebutkan hingga saat ini pihak keluarga Kamilia belum melakukan laporan ke Polres Garut.

Baca juga: Ribuan Guru di Kota Sukabumi Mulai Disuntik Vaksin Covid-19, Targetnya 6.004 Orang

Sementara itu  Panit Reskrim Polsek Tarogong Kidul Ipda Wahyono Aji mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendalaman dan pencarian di lokasi terakhir yang dikunjungi Kamilia

"Kita masih melakukan pendalaman, mana yang betulnya. Apakah memang hilang diculik atau nge-prank," tutup Aji.

Diberitakan Kamilatul sebelumnya dinyatakan hilang pada Minggu 7 Maret pukul 13.00 sepulang mengikuti bimbingan belajar di kawasan Jalan Pembangunan Tarogong Kaler.

Ia sempat menuliskan pesan via Whatsapp kepada temannya dan mengaku sedang berada di dalam mobil. Dalam pesan Whatsappnya itu ia sempat meminta tolong.

"Sarj tolong saya, saya dibawa pakai mobil putih, saya tidak tahu dibawa kemana, saya pusing, tas saya hilang, saya dibawa oleh bapak-bapak," tulis Kamilia dalam pesannya yang dikirim ke temannya.

Baca juga: Ciamis Kembali Perpanjang PPKM Skala Mikro, Sementara Vaksinasi di Ciamis Dinilai Lamban

Kabar dugaan penculikannya menghebohkan warga Garut bahkan beberapa akun media sosial di Bandung pun sempat memposting kabar tersebut.

Bahkan sempat beredar postingan yang mengatakan bahwa penculikan tersebut hanyalah prank dan dibagikan oleh orang yang tidak diketahui identitasnya.

"Jadi gini gengs biar ga disebar lagi, udh ketemu dan ternyata dia diajak main sama keluarga pacarnya. Bapak bapak itu teh ternyata pacarnya. Dia ngecht ke temennya kaya diculik cuman ngeprank aja. Skrng dah dijemput da sama ortu nya. Ngakak," tulisnya.

Hal tersebut sontak membuat masyarakat Garut geram dan berbondong-bondong membully Kamilatul dan mendesak keluarga agar meminta maaf kepada masyarakat Garut.

Penulis: Sidqi Al Ghifari
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved