Breaking News:

12 Rumah 13 Kali Kebanjiran di Cianjur, Akibat Aktivitas PT QL Trimitra Perusahaan Ayam Pedaging

Sedikitnya 12 rumah di Kampung Nambo RT 05/02, Desa Mande, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur

tribunjabar/ferri amiril mukminin
12 Rumah 13 Kali Kebanjiran di Cianjur, Akibat Aktivitas PT QL Trimitra Perusahaan Ayam Pedaging 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sedikitnya 12 rumah di Kampung Nambo RT 05/02, Desa Mande, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, sudah 13 kali kebanjiran karena aktivitas penimbunan PT QL Trimitra sebuah perusahaan ayam pedaging.

Aktivitas alat berat membuat saluran air menyempit dari enam meter menjadi setengah meter. Jika hujan deras maka air meluap dan masuk ke belasan rumah warga.

Tiga di antaranya rumah milik Ika Kartika (24), Erna (30), dan H Atin (50). Seorang warga yang kerabatnya kebanjiran, Aisyah (22) mengatakan, paling parah banjir terjadi saat air naik melebihi tinggi jendela.

"Kalau malam tadi sekitar 50 sentimeter, pernah lebih parah tingginya melebihi dari jendela rumah," ujar Aisyah ditemuibdi rumah korban banjir, Selasa (9/3/2021).

Baca juga: Trend Berkemah di Alam Terbuka Bisa Jadi Pilihan untuk Liburan di Tengah Pandemi Covid-19

Aisyah mengatakan, rumah mertuanya sudah 13 kali kebanjiran. Ia mengatakan sempat ada santunan dari pihak perusahaan. Namun banjir kembali terjadi lagi.

"Semalam juga ada pihak perusahaan yang datang ke sini untuk mengecek rumah," katanya.l

Kepala Desa Mande Nanang Suryana, mengatakan mwmang semenjak ada PT QL Trimitra belasan rumah menjadi langganan banjir.

"Saya ingin solusi masalah ini selesai, semua harus duduk bersama memecahkan masalah, memang sempat ada pengerukan oleh alat berat, namun banjir lagi karena dari atas tanahnya kembali longsor," kata Kades.

Menurutnya, beberapa warga juga telah diberi santunan oleh pihak perusahaan, namun solusi untuk banjir belum ada.

Lalu Tribunjabar.id mencoba menelusuri ke perusahaan ayam pedaging tersebut. Di gerbang pabrik, seorang penjaga terlihat berkomunikasi dengan orang dalam jika kedatangan wartawan.

Baca juga: Seorang PNS di Kuningan Nekat Mengakhiri Hidup, Gantung Diri di Loteng Rumah

Namun penjaga keamanan tersebut langsung mengabarkan bahwa yang berwenang memberikan penjelasan sedang tidak berada di tempat.

Saat diminta nomor telepon yang bisa dihubungi pun ia tak bisa memberikannya dengan alasan yang bisa menjawab sedang tidak berada di dalam pabrik.

Pabrik QL Trimitra berada di kawasan Desa Murnisari Kecamatan Mande, namun dampak banjir ke Desa Mande.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved