Breaking News:

Persib Bandung

Persib Bandung tak akan Gelar Gim Internal Lagi, tapi Berlatih Bareng Tim PON, Ini Alasan Robert

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, tampaknya tidak akan menggelar gim internal kembali setelah terakhir dilakukan akhir pekan lalu.

Istimewa
Para pemain Persib Bandung dan Bandung United berlatih di Stadion GBLA, Senin (1/3/2021). Robert Alberts tampaknya tidak akan menggelar gim internal kembali setelah terakhir dilakukan akhir pekan lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pelatih Persib Bandung Robert Alberts tampaknya tidak akan menggelar gim internal kembali setelah terakhir dilakukan akhir pekan lalu.

Alasannya, waktu menuju kick off Piala Menpora 2021 terlalu mepet sehingga tidak ada waktu untuk melakukannya.

"Turnamen akan mulai bergulir pekan depan, tidak ada lagi waktu untuk internal game karena turnamen ini sendiri digelar terlalu dini dan tidak ada kesiapan untuk menghadapinya," ujar Robert setelah memimpin latihan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (8/3/2021).

Baca juga: Bek Persib Bandung Ini Menilai Piala Menpora Digelar di Waktu yang Tidak Tepat, tapi . . .

Baca juga: Begini Program Latihan Persib Bandung Pekan Ini, Robert Alberts Takut Pemain Cedera

Sebagai gantinya, pekan depan Robert berencana berlatih bersama tim PON, tapi tidak akan seperti pertandingan seperti biasa, yakni 2X45 menit.

"Melainkan dalam bentuk 4x30 menit. Tujuannya adalah untuk membuat semua pemain siap ketika bermain selama satu jam," katanya.

Robert menuturkan, para pemain baru sanggup bermain hanya dalam kurun waktu satu jam pertandingan.

Para pemain Persib menjalani latihan hari keempat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kamis (4/3/2021).
Para pemain Persib menjalani latihan hari keempat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kamis (4/3/2021). (Tribun Jabar)

Itu pun, kata dia, pemain belum sampai pada intensitas pertandingan yang menuntut harus terus meraih kemenangan seperti sebuah kompetisi.

"Tentu saja kami belum sampai pada intensitas pertandingan, apalagi jika harus memenangi sebuah pertandingan dengan format seperti ini yang menuntut intensitas lebih tinggi, dengan stamina yang lebih rendah."

"Jika terus memaksakan, ada risiko cedera yang bisa terjadi," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved