Breaking News:

Gempa Bumi

Penjelasan Ahli Mengenai Potensi Gempa Bumi Megathrust, Lokasi dan Waktu Tidak Bisa Dipastikan?

Saat ini, potensi gempa bumi megathrust kembali menjadi perbincangan di masyarakat. Hal ini karena sempat disinggung Luhut Pandjaitan dalam rapatnya.

BMKG / wired.com
ilustrasi - Saat ini, potensi gempa bumi megathrust kembali menjadi perbincangan di masyarakat. Hal ini karena sempat disinggung Luhut Pandjaitan dalam rapatnya. 

TRIBUNJABAR.ID -  Saat ini, potensi gempa bumi megathrust kembali menjadi perbincangan di masyarakat.

Hal ini karena sempat disinggung Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam Rapat Koordinasi Nasional Penanganan Bencana (Rakornas BP) secara virtual, Kamis (4/3/2021).

"Kita ini takut megathrust. Megathrust yang bisa terjadi di pantai barat Sumatera, pantai selatan Jawa. Di mana, kapan, dan bagaimana itu yang kita tidak tahu," kata Luhut.

Luhut juga menyebutkan potensi gempa megathrust di Indonesia, mungkin terjadi di barat Pulau Sumatera dan selatan Pulau Jawa.

Baca juga: Negara Ini Diguncang Gempa Bumi 18.000 Kali dalam Sepekan, Ahli: Ini Tidak Biasa

Sebelumnya, isu potensi ancaman gempa di zona megathrust dan tsunami juga sempat menghebohkan masyarakat Indonesia pada tahun 2020 lalu.

Pada sekitar Februari-Maret 2020 lalu, hasil kajian Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah menyebutkan adanya potensi wilayah pesisir Sukabumi termasuk zona megathrust yang dapat memicu gempa dan tsunami.

Bahkan dari hasil pemodelan peta tingkat guncangan gempa (shakemap) oleh BMKG, dengan skenario gempa berkekuatan M 8,7 di zona megathrust menunjukkan dampak gempa di Sukabumi dapat mencapai skala intensitas VIII-IX MMI yang artinya dapat merusak bangunan.

Apa tanggapan ahli?

Menanggapi topik potensi ancaman gempa dan tsunami di zona megathrust ini pakar tsunami dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Widjo Kongko, angkat bicara.

Menurut Widjo, memang benar bahwa tsunami yang bersumber dari gempa megathrust di Indonesia akan berdampak katastropik yaitu tinggi tsunami bisa lebih dari 10 meter, tetapi ia menegaskan belum ada kajian terperinci dan detail mengenai hal ini.

Halaman
123
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved