Breaking News:

Riau Belajar ke Jabar, untuk Kelola Participating Interest Migas

Pemprov Riau belajar ke Jabar untuk mengetahui pengelolaan Participating Interest migas.

Tribun Jabar/Muhammad Syarif Abdussalam
Pemerintah Provinsi Riau menggandeng Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk belajar mengenai seluk beluk pengelolaan Participating Interest (PI) migas. 

Menurutnya pengalaman dua BUMD tersebut sejauh ini hanya urusan menjadi kotrakttor SK3S.

“Untuk PI memang sama-sama dulu  dengan Jabar, dulu saat offshore itu kewenangan mutlak provinsi tinggal share ke kabupaten/kota. Kalau di daratan, dia harus ikut dulu, harus berkumpul dulu para bupatinya, tercecer ini lama, jadi otomatis kami harus belajar dari yang lebih dulu,” ujarnya.

Dari 10 kabupaten di Riau, hanya dua kabupaten yang tidak mendapatkan pendapatan dari pengelolaan blok migas karena tidak dilewati reservoir (cadangan minyak).

PI Siak sendiri mencakup empat kabupaten. Indra mengaku pemahaman kabupaten/kota pada PI masih mengacu pada ketentuan terdahulu dimana daerah bisa ikut terlibat asal mengucurkan dana penyertaan atau modal.

Riau kini tinggal menunggu eksekusi PI dari pemerintah pusat. Seluruh persyaratan menurutnya sudah ada di meja SKK Migas. 

Diretur Utama PT MUJ, Begin Troys, mengatakan sebagai BUMD yang menjadi pionir pengelolaan PI dari blok Offshore North West Java (ONWJ) pihaknya terbuka dan selalu siap memberi masukan dan berbagi pengalaman pada daerah lain yang tengah mendorong proses PI.

“Bagi MUJ merupakan kehormatan bisa sharing berbagi pengalaman pada daerah lain,” kata Begin.

Menurut Begin, PI yang diraih MUJ juga datang dari proses panjang bersama pemegang saham Pemerintah Provinsi Jawa Barat selama 2,5 tahun. MUJ menurutnya baru mendapatkan PI 2017, 2018 sekaligus pada 2019.

Baca juga: Memahami Apa Itu Zona Megathrust, Sumber Gempa di Selatan Jawa yang Punya Magnitudo Tertarget 8,7

Baca juga: TERBARU, DIBUKA Lowongan Kerja BUMN Maret 2021 di PT Pegadaian untuk Lulusan SMA/SMK, Daftar di Sini

Mendapat suntikan modal sebesar Rp 35 miliar, MUJ kini mengelola PI dengan mengembangkan usaha lewat anak perusahaan yakni PT MUJ ONWJ.

Adapun pengembangan bisnis lain di non PI dilakukan PT Energi Negeri Mandiri (ENM).  Dana PI sendiri dikelola secara profesional kegiatan jasa penunjang migas dan Energi Baru Terbarukan & Konservasi Energi (EBTKE).

Halaman
123
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved