Penanganan Virus Corona
Ratusan 'Maskara' Akan Dikerahkan untuk Bantu Vaksinasi Covid-19 di Desa-desa di Jawa Barat
Sebagai tahap awal, penggunaan Maskara akan dilakukan pada vaksinasi Tahap II, yakni untuk lansia dan pelayan publik.
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memanfaatkan ratusan unit Mobil Aspirasi Kampung Juara (Maskara) untuk mempercepat proses vaksinasi Covid-19 di desa-desa di Jawa Barat.
Sebagai tahap awal, penggunaan Maskara akan dilakukan pada vaksinasi Tahap II, yakni untuk lansia dan pelayan publik.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat, Bambang Tirtoyuliono, mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Barat dalam pelibatan Maskara untuk vaksinasi tersebut.
Untuk diketahui, jumlah puskesmas di Jawa Barat tidak sebanding dengan jumlah desanya, yaitu 1:5 atau satu puskesmas melayani lima desa. Jumlah Puskesmas di Jabar mencapai sekitar 1.000 unit, sedangkan jumlah desa di Jabar sebanyak 5.312 desa.
Karenanya, dibutuhkan aksi khusus supaya vaksinasi tidak hanya dilakukan di puskesmas, tetapi dilakukan secara mobile dengan cara langsung mengunjungi masyarakat di pelosok desa.
Jumlah Maskara di Jabar pun, katanya, belum ideal. Saat ini baru terdapat 228 unit maskara di Jabar. Tahun ini pihaknya tengah memproses pengadaan 139 unit Maskara tambahan.
Namun demikian, operasional Maskara akan dibantu oleh kendaraan dinas lainnya yang sudah ada, baik di provinsi maupun kabupaten dan kota.
Baca juga: Hilang saat Berenang di Sungai, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas di Perut Buaya
"Kita sudah komunikasi juga dengan Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Barat, bahwa Maskara ini akan digunakan untuk memobilisasi kegiatan vaksinasi yang ada di Jawa Barat. Dan para kepala desa yang sudah dapat Maskara ini sangat mendukung penuh. Bahkan kalau misalkan ada desanya yang belum mempunyai Maskara, bisa dipinjami," katanya di kantornya, Jumat (5/3/2021).
Meski jumlahnya belum ideal, kata Bambang, desa-desa yang sudah memiliki Maskara siap meminjamkan kendaraan multifungsi tersebut kepada desa-desa lainnya.
Bambang mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan desa-desa pemilik Maskara lainnya untuk mempersiapkan kendaraan tersebut agar tidak menemukan kendala ketika pelaksanaan vaksinasi nanti.
Sementara untuk vaksinator atau petugasnya, kata Bambang, sudah dikoordinasikan dengan Satgas Penanganan Covid-19 Jabar. Pihaknya pun memastikan aparatur atau Satgas Penanganan Covid-19 di tingkat desa siap membantu proses vaksinasi.
Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan berinovasi dengan menggagas mobil vaksin Covid-19. Kehadiran mobil vaksin Covid-19 diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan vaksinasi tahap II di Jabar.
Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, mobil vaksin tersebut nantinya akan fokus mengunjungi lansia yang menjadi sasaran penyuntikan vaksin Covid-19. Selain itu, mobil vaksin diharapkan dapat menjangkau daerah-daerah terpencil di Jabar.
Baca juga: Penemuan Kerangka di Pantai, Ternyata Korban Gempa dan Tsunami Jepang yang Hilang 10 Tahun Lalu
"Untuk lansia tentu ada keterbatasan fisik. Itu menjadi atensi kami. Alhamdulillah kami diizinkan oleh Bapak Presiden untuk menggunakan inovasi mobil vaksin," kata Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Senin (22/2/2021).
“Jadi nanti jangan kaget kalau orang divaksin ada mobil vaksin Jabar muter-muter di daerah yang sulit atau menjemput lansia yang mungkin secara fisik kerepotan menunggu antrean,” katanya.
Jumlah sasaran vaksinasi tahap II di Jabar sekitar 6,6 juta orang. Rinciannya, ada 4.403.983 lansia yang jadi target, sementara petugas publik 2.195.215 orang.