Breaking News:

Buntut Pria Mabuk Aniaya Penyandang Disabilitas, Polres Sumedang Razia Miras Besar-besaran

Anggota Polres Sumedang bakal terus menggelar razia miras menyusul adanya penganiayaan terhadap

tribunjabar/hilman kamaludin
Anggota Polres Sumedang razia miras . Buntut Pria Mabuk Aniaya Penyandang Disabilitas, Polres Sumedang Razia Miras Besar-besaran 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Anggota Polres Sumedang bakal terus menggelar razia miras menyusul adanya penganiayaan terhadap penyandang disabilitas oleh pria mabuk di Warung Pecel Lele, Dusun Sukamaju, RT 2/9, Desa Mangunarga, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

Seperti diketahui pelaku bernama Riki Rusman (36) yang saat ini sudah masuk bui itu menganiaya pria disabilitas berinisial DK (36) sedang dalam kondisi mabuk miras jenis tuak.

"Kami melakukan operasi miras untuk menindak lanjuti kejadian penganiayaan di Cimanggung karena pengaruh alkohol yang viral di medsos," ujar Kasat Narkoba Polres Sumedang, AKP Ari Aprian Ferdiansyah melalui pesan singkat, Jumat (5/3)2021).

Selain menindaklanjuti kasus penganiayaan tersebut, operasi miras itu juga, kata Ari, untuk menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Sumedang supaya bisa tetap aman dan kondusif.

Baca juga: Ada 4 Kader Demokrat Jabar Hadiri KLB Medan, Irfan : Maneh Tong Macem-macem, Didatangan Ku Aing

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat meminta keterangan tersangka penganiayaan disabilitas.
Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat meminta keterangan tersangka penganiayaan disabilitas. (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

"Kami dari Sat Narkoba Polres Sumedang akan terus memberantas peredaran Miras di wilayah Sumedang, apalagi sekarang ini mendekati bulan Suci Ramadan," katanya.

Atas hal tersebut, pihaknya mengimbau agar para penjual miras di semua wilayah Kabupaten Sumedang untuk segera berhenti berjualan miras sebelum polisi memberikan tindakan tegas.

"Karena kami akan tidak tegas semua pelanggaran  sesuai hukum yang berlaku," ucap Ari Aprian.

Sementara pascakejadian penganiayaan disabilitas itu, pihaknya sudah menyita barang bukti miras sebanyak sembilan kantong plastik jenis tuak dari penjual miras berinisial HB di Linkungan Bojong Ciakar, RT 2/10, Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang.

Sebelumnya, Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo, mengatakan, pihaknya juga sudah menangkap tiga penjual miras yang menjual tuak ke tersangka penganiayaan pria disabilitas.

Baca juga: Orang yang Pernah Positif Covid-19 Harus Tunggu 3 Bulan JIka Ingin Divaksin, Mengapa?

Ketiga penjual miras tersebut yakni, berinisial GGS, dan DN sebagai penjual dan penjaga warung serta SCP selaku pemilik warung ini, menjual miras jenis tuak ke pelaku penganiayaan bernama Riki Rusman (36) yang saat ini sudah dibui.

"Penjual miras yang menyebabkan terjadinya penganiayaan terhadap orang berkebutuhan khusus juga telah kita lakukan tindakan kepolisian," ujarnya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved