Breaking News:

Situ Panjalu, Perpaduan Keindahan Alam dan Budaya Tradisi, Kini Hadirkan Sensasi Main Kayak

Situ Panjalu adalah keindahan alam  yang konon terlahir dari legenda air zamzam tumpah di belahan bumi kawasan Ciamis Utara

Penulis: Andri M Dani | Editor: Ichsan
tribunjabar/andri m dani
Situ Panjalu, Perpaduan Keindahan Alam dan Budaya Tradisi, Kini Hadirkan Sensasi Main Kayak 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID,CIAMIS - Situ Panjalu adalah keindahan alam  yang konon terlahir dari legenda air zamzam tumpah di belahan bumi kawasan Ciamis Utara tersebut.

Rutin dikunjungi para peziarah yang akan menyeberang ke pulau larangan Nusa Gede.

Ritual Nyangku yang selalu digelar setiap bulan Maulud, tak lepas dari keindahan situ yang mempunyai luas sekitar 67 hektare itu.

Di tengah Situ Panjalu yang berada di ketinggian 700 mpdl tersebut terdapat pulau Nusa Gede atau warga setempat menyebutnya Nusa Larangan.

Dan memang sejak zaman penjajahan Belanda, pulau seluas 16 hektare yang berada di tengah Situ Panjalu tersebut sudah ditetapkan sebagai kawasan cagar alam, CA Koorders.

Hutan di Nusa Gede tersebut dibiarkan tumbuh menjadi rimba belantara berikut dengan sejumlah satwa. Termasuk ribuan kalong, yang setiap hari bergelantungan di puncak pohon-pohon.

Baca juga: Gempa 6,3 Skala Ritcher Guncang Yunani, Ini Fakta-fakta yang Terungkap

Di salah satu sudut hutan belantara  Nusa Larangan tersebut terdapat makam Raja Galuh Panjalu dan makam tokoh penyebar Islam di Panjalu. Makam-makam tersebut rutin dikunjungi para peziarah terlebih pada bulan Maulud.

Situ Panjalu yang berada di Desa Panjalu Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis tersebut merupakan perpaduan keindahan alam dan budaya tradisi yang sudah tidak terbantahkan.

“Potensi itulah yang membuat saya tertarik untuk mengembangkan destinasi wisata di Situ Panjalu ini. Mengapa Bali begitu terkenal ke mancanegara, karena ada perpaduan antara keindahan alam dan budaya (culture). Dan Situ Panjalu juga punya potensi yang sama. Yakni perpaduan keindahan alam dan budaya ,” ujar Iwan ”Ciwong” Wahyudi (55), pengelola “Kancra Kayaking Situ Panjalu” kepada Tribun, Kamis (4/3).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved