Breaking News:

Kisah Guru Honorer Sukabumi Terjang Sungai demi Rapat di Kecamatan, 13 Tahun Mengabdi Ingin Jadi PNS

Dasep sampai terjatuh dari atas motor ketika melewati Sungai Cikidang untuk sampai di Kantor Dinas Pendidikan Kecamatan untuk menyampaikan laporan kin

capture instagram@manaberita
Dasep Hermawan (31), guru honorer di SDN Walantara, Kampung Walantara, Desa Tenjolaut, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi saat menyeberangi sungai Cikidang. Dia terjatuh saat di tengah sungai sehingga bajunya basah kuyup. 

Dasep menjelaskan, ia terjatuh dari motor karena ban motor bagian depan terbawa arus sungai dan kakinya menginjak lubang di sungai sehingga ia terjatuh dan basah kuyup.

Beruntung, ia tidak terbawa arus sungai yang cukup deras.

"Kan kemarin mau rapat ke kecamatan, waktu masih pagi diguyur hujan gerimis, kirain cuacanya bagus, jadi sungainya agak meluap gitu, cuman sudah terbiasa, cuman gak tahu kenapa pas lewat jadi ban depannya kebawa arus, bawaannya ke hilir, pas nginjek ke lobang, jadi langsung jatuh, alhamdulillah saya nggak (kebawa arus)," ujarnya via telepon, Senin (1/3/2021).

Dasep mengabdikan diri sebagai guru honorer sudah sekitar 13 tahun.

Ia tetap ulet menekuni pekerjaannya itu untuk menafkahi istri dan seorang anak.

Ia mengaku, jalur sungai itu adalah jalan terdekat menuju kantor Kecamatan Cidadap.

Saat musim laporan, ia hampir satu minggu sekali pergi ke kantor kecamatan, tentu melintasi Sungai Cikidang tempat ia terjatuh.

"Yang paling deket emang jalan situ (sungai). Kalau lewat Cidolog itu jauh. Jauhnya berapa kilo, ya saya enggak tahu.

Lebih ringkas (lewat sungai), kan lewatnya lewat Cigaroya Mekartani langsung nyampe ke kecamatan Cidadap," katanya.

"Sekarang juga ini baru pulang dari Kecamatan Cidadap ada tugas operator, pulang lewat situ, sekarang cuacanya cerah.

Halaman
1234
Penulis: M RIZAL JALALUDIN
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved