Breaking News:

Kasat Narkoba Polres Purwakarta Bantah Kekerasan Fisik ke Warga Binaan yang Dibon dari Lapas

Kasatnarkoba Polres Purwakarta, AKP Usep Supiyan angkat bicara terkait kasus dugaan penganiayaan warga binaan

Pixabay.com
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Kasatnarkoba Polres Purwakarta, AKP Usep Supiyan angkat bicara terkait kasus dugaan penganiayaan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Purwakarta. 

AKP Usep Supiyan membenarkan adanya pengebonan atau permohonan pemeriksaan terhadap seorang WBP bernama Muhamad Saeful Akhirin alias Somad, warga Kampung Krajan, Desa Salam Jaya, Kecamatan Pondoksalam, Purwakarta.

Namun, AKP Usep membantah adanya kekerasan fisik terhadap Somad.

"Iya kami melakukan bon, tapi tidak ada kekerasan fisik," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Aldi Taher Nyanyi Lagu Nissa Sabyan I Love You So Much, Lutfi Agizal: Gak Takut Dimarahin Ayus?

AKP Usep juga mengaku masih melakukan penyelidikan terkait WBP yang diduga masih ikut serta dalam peredaran narkotika di luar lapas.

Sebelumnya, diberitakan bahwa Kalapas Purwakarta, Sopiana membenarkan adanya tahanan lapas yang diambil oleh anggota Polres Purwakarta.

"(Benar) ada. Tapi, hanya satu orang. Yang memohon izinnya dari pak Kapolres tapi di suratnya atas nama Kasatnarkoba Polres Purwakarta," kata Kalapas kepada Tribun Jabar, Rabu (3/3/2021) melalui sambungan telepon. 

Ketika ditanya permohonan membawa satu WBP oleh Polres Purwakarta terkait hal apa, Kalapas menyebut atas asas praduga tak bersalah memeriksa seorang WBP yang diduga masih ikut serta dalam peredaran narkotika di luar. 

Baca juga: Setelah Sinovac, Kini Vaksin Rekombinan Uji Klinis di Kota Bandung, Seorang Mahasiswa jadi Relawan

"Pihak Polres Purwakarta mengirim surat ke pimpinan kami ke Kantor Wilayah terus memberikan izin pemeriksaan ke seorang WBP. Pergi sehat pulang sehat kembali, enggak ada masalah," katanya seraya menepis kabar bahwa WBP tersebut mendapatkan penganiayaan hingga berdarah-darah. 

Kalapas pun menambahkan pihaknya saat ini tengah melakukan bersih-bersih, seperti beberapa hari lalu melakukan penggeledahan ke kamar-kamar WBP untuk memastikan tak ada barang terlarang yang masuk. Apalagi, kalapas yang baru ini baru menjabat sekitar dua bulan. 

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved