Breaking News:

Habis Bepergian, 2 Pekerja Migrain Terpapar Virus Baru Covid-19, Ridwan Kamil; Jangan Kecolongan

Dua pekerja migran yang habis bepergian terindikasi terpapar virus baru Covid-19

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Siti Fatimah
AFP/BACH DUONG
ilustrasi Pekerja medis memasuki area isolasi untuk mengunjungi dua pasien yang diduga terinfeksi virus baru corona, di Rumah Sakit Cho Ray di Kota Ho Chi Minh, Vietnam, 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan dua pasien di Kabupaten Karawang yang terpapar Covid-19 yang bermutasi, yakni B 117-UK, sudah ditangani dengan baik dan sudah dinyatakan negatif Covid-19.

Pihaknya pun menunggu kajian para ahli untuk penanganan kasus tersebut.

"Per hari ini datanya baru dua orang yang terkena coronavirus varian ini. Pasti impor ya, bukan varian mutasi lokal. Jadi makanya dua orang di Karawang Ini tercatat berpergian internasional. Kemudian Bagaimana treatment-nya, kami sudah meminta Dinas Kesehatan bersama Unpad," kata Gubernur di Markas Kodam III Siliwangi, Rabu (3/3).

Baca juga: Tak Ada Lagi Zona Merah di Jawa Barat? Ridwan Kamil Sebut Pertama Kalinya Dalam Setahun Ini

Gubernur mengatakan warga Karawang tersebut bepergian menggunakan pesawat Qatar Airways.

Mereka sudah melakukan prosedur, yakni setelah mendarat diisolasi selama 10 hari.

"Itu sudah dilaksanakan, namun ternyata prosedur 10 harinya sudah, tapi virusnya tidak mau hilang. Oleh karena itu, tim sedang melacak, mengisolasi tambahan, tracking testing lagi kepada kontak erat," katanya.

Gubernur mengatakan pihaknya sudah menginstruksikan kepada Bupati, Dandim, Kapolres, dan seluruh jajaran di Karawang untuk jangan sampai kecolongan sehingga penyebaran meluas akibat pelacakan yang tidak maksimal.

Baca juga: Ridwan Kamil : Orang Indonesia Harus Bersyukur, Negara yang Punya Uang Belum Tentu Bisa Beli Vaksin

"Jangan sampai membesar dan kita akhirnya tidak bisa mengendalikan. Mumpung masih kecil dan mungkin juga bisa ada hal-hal lain untuk segera kita deteksi. Kita tahu kalau sudah telat harga treatment-nya itu sangat mahal," katanya.

Gubernur mengatakan dirinya menunggu kajian para ahli dan akademisi jika virus yang bermutasi itu ditemukan kembali di Jawa Barat.

"Bagaimana nasehat buat kami-kami dalam merespon treatment-nya. Apakah sama, apakah tidak atau bagaimana, kami sedang menunggu kajian," katanya.

Ridwan Kamil mengatakan dua pasien di Karawang tersebut sudah dinyatakan negatif Covid-19.

Baca juga: Varian Virus Corona B117 Masuk ke Indonesia, Dua Pekerja Migran Asal Karawang Terpapar

Namun, isolasi masih dilakukan untuk berjaga-jaga.

"Kita masih belum yakin, jadi kita lakukan isolasi di rumah masing-masing, karena sudah negatif," katanya.

Sebelumnya, Bertepatan dengan setahun Covid-19 di Indonesia, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono melaporkan temuan dua kasus mutasi virus Corona B117 asal Inggris di Indonesia.

Ini menjadi kasus pertama di Indonesia sejak varian tersebut mewabah di Inggris pada September 2020.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved